ENEWSINDONESIA.COM, SIKKA – Menyongsong gelaran Musyawarah Wilayah (Muswil) Ke- 8 Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kota Ende, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Ende, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur menggelar khitanan massal.
Kegiatan Khitanan tersebut digelar di Klinik PKU Muhammadiyah, Jalan Mahoni, Kelurahan Kota Ratu, Ende Utara yang dibuka langsung oleh Bupati Ende, Djafar H. Achmad, Rabu (15/3/2023).
Bupati Ende dalam sambutannya mengapresiasi dan bangga atas berbagai gebrakan Muhammadiyah yang selalu sukses digelar.
“Muhammadiyah juga sudah mampu membuat perubahan-perubahan di berbagai wilayah, termasuk di Ende ini. Adanya klinik kesehatan itu oleh Muhammadiyah juga, sehingga diberi nama Klinik PKU Muhammadiyah. Semoga klinik tersebut sudah bisa beroperasi,” ujar Bupati Ende yang akrab di sapa Djafar tersebut.
Bupati melanjutkan, masyarakat Ende sangat terbantu dengan kehadiran Klinik Pratama Muhammadiyah ini.
“Kita merasa terbantu oleh Muhmmadiyah, dan ini merupakan gebrakan luar biasa yang diprakarsai oleh Muhammadiyah, karena ini fasilitas umum yang mana merupakan akses pelayanan yang berdampak pada kepentingan masyarakat,” lanjut Bupati Djafar.
Senada dengan itu Muhammad Amin selaku orang tua salah satu peserta khitan mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah Ende yang sudah melaksanakan khitan massal di Ende.
“Jujur atas terselenggaranya khitanan ini sangat membantu bagi kami orang yang tidak mampu, apa lagi kegiatan khitan ini digratiskan dan masing-masing peserta setelah disunat dan diberikan santunan berupa sarung dari panitia lokal penyelenggara dan uang santunan dari Pimpinan Wilayah Aisyiyah NTT,” ujarnya sembari menitikkan air mata.
Sementara, Sekretaris PDM Ende, Amin Asrakal dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Muhammadiyah Ende terhadap kaum Dhuafa di Kabupaten Ende.
“Kegiatan ini juga untuk memperkenalkan Klinik PKU Muhammadiyah Ende ke masyarakat Kabupaten Ende, dan atas pelaksanaan kegitan khitanan ini pula upaya bentuk kepedulian Muhammadiyah terhadap kaum Dhuafa di Kabupaten Ende,” ujar Amin.
Disampaikannya pula, bahwa kegiatan tersebut digelar oleh PDM Kabupaten Ende didukung oleh MDMC Sikka dan MDMC NTT serta tenaga Medis.
“Khitanan Massal ini adalah rangkaian kegiatan Pra Musywil PDM dan Pimpinan Wilayah Aisyiyah NTT yang ke- 8 di Kota Ende pada tanggal, 17-19 Maret 2023 mendatang yang diikuti oleh 225 orang anak se- Kabupaten Ende untuk melakukan sunatan (Khitan) yang didukung oleh MDMC Sikka, MDMC NTT, tenaga medis dari Nakes Puseksmas Rukun Lima, Puskesmas Ngalupolo, Puskesmas Kota Ratu, Puskesmas Ria Raja, Puskesmas Onekore dan RS Pratama Tanali,” terang Amin.
Jurnalis: Faidin






