Ketua BumDes Desa Juanga Morotai Diduga Gelapkan Anggaran BumDes

Foto: Kantor BumDes Desa Juanga, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara

ENEWSINDONESIA.COM, MOROTAI – Ketua Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Dese Juanga, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara berinisial FH dituding membawa kabur anggaran BumDes Desa Juanga.

Dari informasi yang dihimpun, FH melakukan pencairan anggaran sebesar 100 Juta rupiah, pada April 2022 lalu.



Kepala Desa Juanga. Nasri Lule saat dikonfirmasi Enewsindonesia.com, Selasa (01/11/2022), mengatakan, belum mendapat kabar terkait keberadaan FH hingga saat ini.

Ia melanjutkan, namun waktu pencairan dana BumDes pihaknya pernah memanggil Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Juanga.

“Saya pangil BPD dan pengurus BumDes setempat untuk menanyakan dana BumDes yang telah dicairkan FH,” kata Nasri.

Nasri menuturkan, anggaran BumDes yang sudah dicairkan tahap pertama sebesar 60 Juta rupiah dan tahap dua sebesar 40 Juta rupiah.

Dikatakan, pengurus BumDes dan BPD soal kegiatan yang akan dilakukan berdasarkan perncanaan anggaran tersebut digunakan untuk mengelola hasi alam.

Kemudian berselang beberapa bulan, lanjut Nasri, tidak ada satu pun kegiatan BumDes yang berjalan, sebagai pembina di Desa dirinya terus didesak oleh DPMD.

“Desakan DPMD terhadap saya itu agar memangil FH untuk mempersiapkan dokumen BumDes Desa Juanga,” ujarnya.

Menurutnya, dokumen BumDes Juanga belum diserahkan kepada Pemerintah Desa setempat.

“Sehingga dalam rapat evaluasi kemarin bersama DPMD dan Kejari Morotai saya menyampaikan sesuai kondisi yang ada di BumDes,” tandasnya.

Kepala Kejari Pulau Morotai, Sobeng Suradal, saat dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan, kalau memang ada dugaan kesengajaan langsung diserahkan ke Kejaksaan.

“Karena dari awal BumDes yang ada di Pulau Morotai kami sudah dampinggi dalam peggelolaannya. Jika pengurusnya terindikasi atau terlibat menyalagunakan dana tersebut, saya minta DPMD limpahkan ke kami,” tegas Sobeng.

Terpisah, istri dari FH saat ditemui di rumahnya, enggan dipublis namanya mengungkapkan, FH sementara berada di Weda Kabupaten Halmahera Tengah bersama satu temannya mereka sedang bekerja disana.

“Sudah hampir dua bulan FH diluar daerah jarang berkomunikasi dengan saya lantaran HP-nya rusak dan dalam waktu dekat mungkin bulan depan dia pulang Morotai,” ucap Istrinya.





Penulis: Ranto DBEditor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan