ENEWSINDONESIA.COM, BONE – Semenjak hari Kamis (4/5/2023), personel Tim SAR gabungan yang terdiri dari SAR Brimob Bone, Basarnas Bone, BPBD Bone, Satpol PP Bone diberangkatkan ke Desa Cinennung, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan guna melakukan pencarian korban hanyut di sungai dibantu personel dari Kodim 1407/Bone dan Polsek Cina.
Kedatangan mereka disambut baik oleh warga setempat. Di hari ketiga pencarian, bantuan dari tim SAR Unhas ikut bergabung membantu melakukan pencarian.
Hingga memasuki hari keempat pencarian korban tenggelam akhirnya membuahkan hasil. Korban dilihat oleh petani yang melintas dalam posisi tangan dan kaki mengapung, sedangkan badan korban terjepit kayu yang hanyut, Ahad (7/5/2023).
Tim SAR gabungan pun melakukan evakuasi terhadap korban. Dengan ditemukannya mayat korban hanyut, keluarga korban berterimakasih kepada Tim SAR gabungan yang telah membantu dalam proses pencarian ini.
“Kami sangat berterimakasih banyak kepada Tim SAR yang telah membantu kami. Insya Allah, Allah akan membalas kebaikan-kebaikan teman-teman, terimkasih banyak,” kata Ahmad, adik korban.
Sementara, Chikul yang merupakan personel dari Satpol PP Bone juga mengucapkan terimakasih atas pelayanan warga setempat.
“Terima kasih atas semua pelayanannya warga Desa Cinennung, Arasoe, Maspul, dan Desa Mabbiring,” kata Cikul.
Sebelumnya diberitakan, Seorang warga Desa Mabbiring, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan dikabarkan hanyut di sungai Desa Cinennung, Kecamatan Cina sekira pukul 02.00, Kamis (4/5/2023) lalu.
Dari informasi yang dihimpun, korban bernama Agussalim (42). Dari keterangan warga setempat, Ancu mengungkapkan, korban saat itu hendak menyeberang di sungai saat kembali dari sawahnya.
“Agu berdua dengan kakaknya bernama Ebbi dari sawah. Saat di sungai, keduanya melompat untuk menyeberang, namun hanya Ebbi yang muncul di seberang. Agu hilang terbawa arus sungai fan belum ditemukan hingga saat ini,” ungkap Ancu. (Mimienk)






