KAPMI Majene Sukses Gelar Silaturahmi “Inggai Mie Sirumung”

Anggota KAPMI Majene. (Dok. HW)

ENews, Majene •• Korps Alumni Pesantren Modern Al-Ikhlas (KAPMI) Cabang Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) sukses menggelar kegiatan silaturahmi yang bertempat di Kedai Kopi Rumah Kakek, Majene, Sabtu (28/6/2025).

Kegiatan yang mempertemukan ratusan alumni pesantren Al-Ikhlas di wilayah Majene itu diberi nama dalam bahasa daerah mandar “inggai mie sirumung” yang diartikan dalam bahasa Indonesia, “ayo kita berkumpul”.



Ketua Pengurus Besar KAPMI, Apriadi mengajak seluruh alumni untuk menjadikan KAPMI sebagai wadah saling berinteraksi.

“Meskipun kita sudah keluar dari pondok, tapi jangan pernah kita lupakan pondok yang menyimpan banyak kenangan yang tidak mungkin terlupakan. Jika kita tidak bisa menyempatkan diri untuk singgah di pesantren, minimal kita mampu memberikan kontribusi pemikiran demi kemajuan pesantren,” jelasnya.

Sementara anggota KAPMI lainnya, Farhan memaparkan bahwa KAPMI lahir sekira 27 tahun yang lalu sebagai wadah untuk saling berkomunikasi, bertukar pikiran dan membangun silaturahmi sesama alumni Ponpes Al-ikhlas.

“Sebagai seorang alumni di Ponpes Modern Al-Ikhlas, teman-teman alumni harus mampu memberikan kontribusi positif demi kemajuan pesantren,” ujar Farhan saat menyampaikan sambutan di hadapan ratusan anggota KAPMI.

Setelah keluar dari pondok, Farhan mengimbau kepada para alumni menjaga nama baik individu, keluarga dan juga pondok pesantren sebagai tempat mereka menuntut ilmu.

“Kalau kita semua sukses, bukan hanya nama kita yang dikenal tetapi tentu nama pondok pesantren juga ikut dikenal sebagai tempat yang pernah kami tempati menuntut ilmu,” kata Farhan.

Sementara, Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash, AG Ikhsan Zainuddin yang juga hadir dalam pertemuan itu mengatakan bahwa di pesantren itu, para santri akan selalu menyimpan cerita dan kenangan saat menimbah ilmu di pondok.

“Kehadiran saya di sini bukan sebagai pimpinan pondok tetapi sebagai alumni. Dan kecintaan saya dan kita semua kepada pesantren sehingga kita dipertemukan dalam wadah KAPMI,” jelasnya.

“Pondok pesantren lah yang merubah atau mempengaruhi sedikit jalan hidup kita, meskipun ada yang selesai hanya tiga dan enam tahun. Dan kami yakin selalu ada jiwa santri yang melekat dalam diri kita semua,” pungkasnya.

Hadir dalam acara silaturahmi tersebut, Takka Tindis selaku Dewan Pertimbangan Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlas.

Suksesnya kegiatan silaturahmi KAPMI Majene atas inisiasi dari Muh Nur Said, Nur Fitrah, Qadry Paolay, Alif, Dyto, Cia dan alumni pesantren lainnya.

(Hasbi Waluyo)





Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan