ENEWSINDONESIA.COM, Morotai – Kelapa bido merupakan jenis kelapa dalam yang berasal dari Desa Bido, Kecamatan Morotai, Kabupaten Morotai, Maluku Utara. Konon kelapa super ini bisa menghasilkan 16.395 butir per Hekto Are atau sekitar 133 buah per pohon.
Kelebihan kelapa ini adalah pertumbuhan meningginya lambat dan cepat berbuah dengan ukuran buah besar. Konon umur mulai berbunga 2 tahun dan sudah bisa dipanen pada umur 3 tahun. Bentuk buah seperti telur berukuran besar. Dengan kadar minyak kopra hingga 53,34 persen.
Kepala Dinas pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pulau Morotai, Anwar Husen berharap dukungan masyarakat agar budidaya Kelapa Bido ini bisa menjadi Pendapatan Daerah dan pengemebangan ekonomi masyarakat Pulau Morotai.
“Jangka panen kelapa Bido beda dengan kelapa pada umumnya. Jangka panen kepala Bido itu berkisar 3 (tiga) sampai 4 (empat) tahun sudah bisa dipanen,” terang Anwar Husen, Senin (11/7/2022).
Anwar Husen melanjutkan, kelapa Bido mempunyai kualitas teruji dan sudah di SK kan di tahun 2021 oleh Kementerian Pertanian dan Ketahanan Pangan.
“Untuk kelapa Bido, kami tidak melarang untuk dibawa ke luar kabupaten, tetetapi kami batasi, tidak bisa lebih dari 5 (Lima) buah,” tegasnya.

Menurut Anwar, kelapa Bido telah menjadi ciri khas Kabupaten Pulau Morotai, dan pengunjung dari luar kota boleh menjadikannya sebagai oleh – oleh.
“Budidaya kelapa Bido ini diharapkan dapat di kembangkan lebih banyak lagi di Kabupaten Pulau Morotai sebagai daerah asalnya,” harapnya.






