Ini Alasan Mayoritas Masyarakat Bone Pilih “ALL IN”

Foto: Irwandi Natsir (kiri), Andi Islamuddin (kanan). (Dok. Enews)

ENEWS BONE •• Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Bone 2024 akan digelar pada 27 November 2024 mendatang. Tiga bakal pasangan calon (bapaslon) yang akan bertarung di Pilkada Bone 2024, Sulawesi Selatan (Sulsel) telah mendaftar ke KPU Bone.

Ketiga Paslon tersebut yakni, Andi Asman SulaimanAndi Akmal Pasluddin, Andi Rio Idris Padjalangi – Amir Mahmud, dan Andi Islamuddin – Andi Irwandi Natsir.



Para tim sukses masing-masing calon sudah mulai bergerilya untuk memenangkan calon yang mereka dukung. Tak sedikit perdebatan-perdebatan kecil muncul diantara para pendukung, namun itu adalah hal lumrah di musim politik di Indonesia.

Dari beberapa informasi yang dihimpun, mayoritas masyarakat Kabupaten Bone masih mengunggulkan paslon Andi Islamuddin – Irwandi Natsir yang bertagline, All In.

Mulai dari tokoh pemuda, tokoh budaya, tokoh agama, dan masyarakat kecil mengamdalkan paslon yang juga bertagline “JADI” itu.

Berikut lima alasan kuat kenapa mereka memilih “ALL INI”:

1. Pasangan ini memiliki kompetensi yang mumpuni.

A. Islamuddin merupakan sosok birokrat yang memulai karir di pemerintahan selama 25 tahun dari Sekwilcam hingga Sekda bahkan menjadi Pj bupati Bone dan A. Irwandi Natsir mengawali karir dari kepala desa dan lolos legislatif dua periode DPRD Kabupaten Bone dan dua periode DPRD Provinsi Sulsel.

Keduanya adalah pasangan yang sangat serasi dan mumpuni. Kematangan pengalaman di executive berpadu sosok legislator handal.

2. Paslon yang berkarakter kuat

A. Islamuddin dikenal kharismatik merakyat dan A. Irwandi Natsir adalah figur muda, cerdas, dan friendly.

3. Visi misi dan program.

Karena kompetensi dan pengalaman keduanya, tentu saja paslon ini tahu persis arah kebijakan pembangunan yang berbasis partisifatif masyarakat Bone. Keduanya tahu persis metode “Membangun Desa dan Menata Kota”.

4. Track record

Keduanya memberikan keyakinan kepada kita bahwa paslon ini akan melindungi, mencintai dan menjaga rakyatnya dari kerusakan tatanan moral yang menjadi ancaman serius dari kalangan oligarki politik, kalangan kapitalis yang menilai bahwa suara masyarakat Bone bisa dihargai dengan uang haram money politik yang akan menghinakan warga Bone dan meluluhlantakkan tatanan nilai-nilai budaya dan peradaban yang kita junjung tinggi karena adat dan konsepsi agama yang kita anut.

5. Paslon ini meraih bintangnya sendiri

Keduanya adalah sosok pemimpin yg berjuang dari zero to hero. Beliau menyelami dan memaknai ruh kepemimpinan karena keduanya bukan pemimpin yang ditarik keatas (karbitan red). Beliau memahami arti kepemimpinan pada sendi-sendi kehidupan kemasyarakatan. (Red)





Tinggalkan Balasan