Gerindra Pertegas Barisan Wakil Rakyat, ATW Dorong Politik Santun dan Beretika

Anggota Partai Gerindra dari Sulawesi Selatan. (*)

ENEWS, BANDUNG •• Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendalaman Tugas bagi seluruh anggota DPRD Fraksi Gerindra tingkat provinsi dan kabupaten/kota dari wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Gorontalo, hingga Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan yang berlangsung di Golden Flower Hotel, Jalan Asia Afrika, Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, ini dimulai pada Rabu dan akan berlangsung hingga Sabtu, 3–6 Desember 2025.



Pelaksanaan Bimtek tersebut merujuk pada sejumlah regulasi terbaru terkait peningkatan kapasitas anggota DPRD, di antaranya:

Permendagri Nomor 6 Tahun 2024 tentang Orientasi dan Pendalaman Tugas Anggota DPRD,

Keputusan Mendagri Nomor 800.2.2.2-823 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendalaman Tugas DPRD, dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Regulasi-regulasi tersebut menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi, integritas, serta pemahaman anggota DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Tenri Walinonong (ATW), yang turut hadir pada kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa Bimtek bukan hanya menjadi ruang bagi peningkatan kompetensi teknis anggota dewan, tetapi juga penguatan karakter dan etika politik.

“Fungsi partai politik sebagai alat pencapaian kekuasaan harus dibarengi dengan etika politik yang santun dan bermartabat. Kader Gerindra di parlemen harus menjadi contoh dalam menjaga integritas serta menjalankan tugas dan kewenangan dengan penuh tanggung jawab,” ujar ATW.

Ia menegaskan bahwa keberadaan kader partai di DPRD menjadi representasi langsung partai di tengah masyarakat. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya anggota dewan menjadi kebutuhan mutlak untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat dan kontribusi terhadap pembangunan daerah berjalan optimal.

Dalam Bimtek ini, peserta memperoleh sejumlah materi strategis, antara lain: Pendalaman fungsi legislasi dan pengawasan, Peningkatan efektivitas komunikasi politik, Analisis kebijakan publik dan tata kelola pemerintahan daerah, Etika politik dan penguatan peran kader Gerindra dalam pembangunan daerah.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Kemendagri, akademisi, hingga praktisi pemerintahan, yang diharapkan mampu memberikan pemahaman mendalam bagi anggota dewan dalam menjalankan amanah rakyat.

Melalui kegiatan ini, DPP Gerindra menargetkan agar seluruh anggota DPRD Fraksi Gerindra di kawasan Indonesia Timur dapat memperkuat sinergi serta meningkatkan kualitas kerja politiknya, sehingga dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (Red)





Tinggalkan Balasan