ENEWSINDONESIA.COM, BONE – Pemerintah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan berhasil menekan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang beberapa waktu lalu sangat meresahkan para peternak sapi.
Sebagai salah satu daerah penyuplai terbesar ternak sapi se Sulsel dan nasional, jelang Idul Adha 1444 H, Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) pun memastikan ketersediaan stok hewan ternak sapi, kerbau dan kambing yang aman dan sehat.
Baca: https://enewsindonesia.com/jelang-idul-adha-ketersediaan-sapi-di-sulsel-meningkat/
Kepala DPKH Kabupaten Bone, Andi Musafir, S.Pi dalam laporannya saat Pelepasan Petugas Pemeriksa Hewan Quran Tahun 2023, Jumat, 24 Juni 2023 pagi tadi di Baruga La Teya Ri Duni membeberkan, jumlah stok hewan qurban sapi sebanyak 13.910 ekor, 1.032 ekor kambing serta 3 ekor kerbau.
“Sebanyak 4.000 ekor lebih sapi telah terkirim ke Pulau Kalimantan sesuai permintaan, juga ada 4.00 ekor lebih sapi lainnya ke kabupaten lain se Sulsel termasuk Kota Makassar dan sisanya untuk qurban di Kabupaten Bone, ” jelasnya.
Sebanyak 156 petugas yang terdiri dari 9 dokter hewan, 147 pemeriksa dari unsur inseminator, petugas dinas, dan mahasiswa Polbangtan Gowa dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan.
Baca juga: https://enewsindonesia.com/gaji-ke-13-asn-pemkab-bone-belum-dibayarkan-ini-penjalasan-kepala-bkad/
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone, Drs H Andi Islamuddin, MH yang melepas secara resmi petugas pemeriksa hewan mengimbau agar para petugas bekerja ikhlas.

“Kesuksesan pelaksanaan Idul Qurban ada dipundak kalian semua. Jadi bekerjalah dengan ikhlas, memastikan hewan kurban aman dan berkualitas, ” imbaunya.
Jurnalis: Rosdiana Sulja






