Bone  

DLH Bone Sulap Sampah Pemilu Jadi Tas Multiguna

Foto: Wujud sampah sisa APK Pemilu 2024 yang telah menjadi tas multiguna dan siap digunakan. (Dok. Enews)

ENEWSINDONESIA.COM, BONE ▪︎ Pasca Pemilu 2024, sekitar 36 ton sampah Alat Peraga Kampanye (APK) caleg terkumpul di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bone menyulap sampah yang tersisa menjadi tas multiguna yang bisa dipakai berbelanja. Hal itu juga bertepatan dalam memperingati Hari Sampah Nasional yang jatuh pada tanggal 21 Februari 2024.

“Kami menyadari bahwa Pemilu 2024 mengahasilkan banyak limbah sampah APK yang berbahan vinyl yang susah untuk pendauran ulangnya, mau dibakar pun bisa menimbulkan polusi. Makanya, kami olah menjadi alat yang berguna seperti tas,” jelas Kadis DLH Kabupaten Bone, Dray Fibrianto, Kamis (22/2/2024).

Dray menyampaikan bahwa hal tersebut juga sesuai dengan surat edaran Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) agar sampah sisa Pemilu 2024 tidak langsung dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“APK yang berukuran besar kami bagikan ke petani-petani untuk keperluan pertanian mereka. Nah, yang kecil-kecil ini kami buat tas untuk dibagikan gratis ke masyarakat seperti ibu-ibu yang berbelanja di pasar,” ujar Dray.

Dengan hal ini, kata Dray, pihaknya menunjukkan bahwa sampah pemilu itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Sebenarnya kami terlambat mengumpulkan, sudah banyak yang dihancurkan. Itu yang kami kumpulkan itu 1,8 Ton perhari. 3 hari masa tenang pemilu itu kami kumpulkan sekitar 36 ton,” paparnya.

Ditambahkannya, sampah merupakan masalah bersama, darinya itu sampah harus ditangani dengan baik.

“Bila tidak ditangani dengan baik, bisa dibayangkan bagaimana ruwetnya kota. Disadari dengan keterbatasan anggaran sarana dan prasarana, kami tetap berusaha memaksimalkan penanganan sampah ini,” imbuh Dray.