ENEWSINDONESIA.COM, BONE –
Anggota Komisi X DPR RI, Drs. H. Andi Muawiyah Ramly, Msi dari fraksi PKB kembali menggandeng Direktorat Sekolah Menengah Atas (SMA) Kementerian Pendidikan RI melaksanakan Workshop Pendidikan bertajuk “Berefleksi Pada Hasil Asesmen Nasional Untuk Perbaikan Pembelajaran” pada Rabu (2/8/2023).
Kegiatan yang dihadiri kurang lebih 100 guru ini digelar di hotel Helios, Jalan Langsat Kota Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala UTD Pendidikan Cabang Bone (mewakili Disdik Sulsel), Drs Andi Syamsu Alam, M.pd mengatakan, asesmen adalah salah satu langkah mengevaluasi bagaimana meningkatkan mutu pendidikan.
“Kami sudah mencoba 3 sekolah di Bone Kurikulum Merdeka, karena kurikulum ini muaranya adalah penguatan Pancasila dan penguatan karakter anak kita,” terang Syamsu Alam dalam sambutannya.
Sementara, Widyaprada Ahli Utama Direktorat SMA Kemdikbud, Drs. Purwadi Sutanto Msi menjelaskan, pendidikan menentukan nasib bangsa ke depan.
“Kalau kita tidak siap dengan Sumber Daya Manusia (SDM) maka kita akan tertinggal. Mari kita bersinergi bersama,” tuturnya.
Lebih lanjut Purwadi menjelaskan, ada Tri Sentra Pendidikan yaitu, rumah, sekolah, dan masyarakat.
“Nah, kunci utamanya ada di keluarga. Kalau di rumah baik, maka akan lebih baik di sekolah sebagai tempat tumbuh kembang, dan pintar memilih teman yang baik di masyarakat,” kata Purwadi.
“Bila pondasi di rumah tidak kuat maka di luar akan mencari teman yang seperti itu, seperti seret-seret senjata tajam sambil naik motor dan kenakalan-kenakalan remaja lainnya,” sambungnya.
Purwadi mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam pengembangan SDM bangsa, salah satunya penerapan Kurikulum Merdeka.
“P5 mencakup Pemahaman, Penerapan, Pembelajaran Bermakna, Pengembangan Karakter, dan Penilaian Berkelanjutan,” terangnya.
Dia juga berterima kasih kepada anggota Komisi X Andi Muawiyah Ramly yang terus memperjuangkan program-program pendidikan untuk bisa masuk di Sulsel.
“Beliau (Andi Muawiyah Ramly) sudah saya kenal lama. Beliau orangnya ngotot untuk memperjuangkan program-program pendidikan yang ada di pusat untuk bisa masuk ke dapilnya demi memajujan masyarakat Bone. Bersyukur bapak ibu semua mempunyai wakil rakyat seperti beliau,” tandasnya. (Am)






