Bupati Bone Sanjung Bunda Baca dengan Penuh Cinta

ENEWSINDONESIA.COM, BONE – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bone, Hj. Kurniati Andi Fahsar secara resmi dinobatkan sebagai Bunda Baca Kabupaten Bone.

Sebelum dikukuhkan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bone Drs. Mappangara, MM membacakan beberapa kewajiban Bunda Baca.



– Mengkampanyekan budaya gemar membaca di Kabupaten Bone
– Mengajak tim penggerak PKK secara aktif bersosialisasi gerakan Bone gemar membaca kepada masyarakat Kabuoaten Bone
– Mendukung gerakan Bone gemar membaca yang diaplikasikan melalui salah satu program pokok PKK yaitu pendidikan dan keterampilan
– Bersinergi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupatem Bone untuk mensukseskan kegiatan getakan Bone gemar Membaca.

Kemudian Hj. Kurniati dikukuhkan langsung oleh Bupati Bone, H. A. Fahsar Mahdin Padjalangi pada kegiatan pengukuhan Bunda Baca Kabupaten Bone dan peresmian perpustakaan ibu dan anak Kabupaten Bone di Jalan Vetran Watampone, Kamis (8/9/2022).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan Hasan Sijaya mengatakan dalam sambutannya, memberikan gadget kepada anak agar tidak rewel itu adalah perbuatan yang salah, karena efeknya membuat anak jadi depresi bila sudah menjadi maniak.

“Harapan kita, generasi kita tumbuh, terbangun secara fisik dan otaknya cerdas sudah tidak akan lagi karena gadget itu mempunyai radiasi yang kuat lebih khusus terhadap anak – anak,” terang Hasan Sijaya.

Dari itu, dia berharap dengan hadirnya perpustakaan ibu dan anak ini bisa meminimalisasi hal tersebut ditambah dorongan dari sosialisasi ibu – ibu PKK yang dipimpin oleh Bunda Baca yang baru saja dikukuhkan.

Bupati Bone, H. A. Fahsar Mahdin Padjalangi menyampaikan sudah pantas yang menjadi Bunda Baca itu adalah ketua Tim Penggerak (TP) PKK.

“Karena yang bisa mempengaruhi ibu-ibu PKK untuk menggerakkannya, yah, ibu Ketua TP PKK itu sendiri, apalagi kita lihat tugas Bunda Baca ini harus menggerakkan ibu PKK terutama di tingkat desa,” ujarnya.

Bupati mengaku, Bunda Baca yang baru dikukuhkan ini memang rajin membaca.

“Termasuk baca Al Qur’an, dia guru mengaji saya itu. Maka pantas beliau jadi Bunda Baca,” tutur Bupati.

Bupati berharap, dengan hadirnya Taman Baca ini bisa menjadikan magnet bagi masyarakat yang ada di sekitarnya.

“Lokasi ini tadinya adalah Pantai Kering. Seiring berjalannya waktu PKL di sini kita pindahkan dan Alhamdulillah saat ini bisa menjadi tempat bermain dan membaca anak,” ungkapnya.





Tinggalkan Balasan