ENEWS, MAMUJU ••》Prestasi gemilang ditorehkan atlet Taekwondo ELPASNAM asal Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Mereka memborong 13 medali dalam Kejuaraan Taekwondo UNHAS CUP 2026 di GOR Auditorium Universitas Hasanuddin (UNHAS), Makassar, pada 23–25 Oktober 2026.
Kontingen ELPASNAM membawa pulang enam medali emas, lima perak, dan dua perunggu. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa atlet muda dari daerah mampu bersaing di tengah keterbatasan fasilitas latihan dan minimnya dukungan pembiayaan.
Kejuaraan yang diikuti sekitar 1.500 atlet itu menghadirkan peserta dari berbagai daerah, di antaranya Makassar, Timika, Kendari, Sulawesi Tengah, dan Sinjai, serta sejumlah klub lain di kawasan Indonesia Timur.
Di balik raihan membanggakan tersebut, tersimpan persoalan serius terkait pembinaan olahraga. Keikutsertaan atlet ELPASNAM dalam kompetisi itu masih mengandalkan patungan orang tua, tanpa bantuan pemerintah sebagaimana disampaikan pelatih mereka.
Pelatih Taekwondo ELPASNAM, M. Isla Dj, mengungkapkan bahwa perjuangan membawa atlet berlaga di kejuaraan tersebut sepenuhnya ditopang oleh kemampuan finansial keluarga atlet.
“Tidak ada bantuan dari pemerintah. Semua murni dari patungan orang tua. Hanya beberapa anggota DPRD Provinsi yang secara pribadi ikut membantu, itu pun karena faktor saling kenal,” ujar Isla, Rabu (28/10/2026).
Pernyataan tersebut menyoroti tantangan pembinaan atlet daerah. Di saat prestasi dituntut terus meningkat, persoalan biaya dan keterbatasan fasilitas masih menjadi beban yang harus ditanggung atlet bersama keluarga mereka.
Isla menilai Kalukku memiliki banyak atlet muda potensial yang dapat berkembang lebih jauh jika memperoleh dukungan pembinaan yang memadai. Namun, kesempatan mengikuti kejuaraan masih sangat bergantung pada kemampuan orang tua membiayai kebutuhan pertandingan.
“Jangan sampai atlet berbakat kehilangan kesempatan berprestasi hanya karena keterbatasan biaya. Mereka membutuhkan perhatian dan dukungan nyata agar bisa berkembang,” kata Isla.
Salah satu atlet yang turut mengharumkan nama Mamuju ialah Alifia Nadhifah S, kelahiran 20 September 2015. Siswi SD Inpres Tasiu 1 itu merupakan atlet Dojang Taekwondo ELPASNAM yang ikut berjuang dalam kompetisi tersebut.
Kontingen ELPASNAM berada di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Barat. Prestasi yang diraih menjadi kebanggaan sekaligus pengingat pentingnya dukungan berkelanjutan terhadap pengembangan atlet muda.
Raihan 13 medali di UNHAS CUP 2026 semestinya menjadi momentum evaluasi pembinaan olahraga di Kabupaten Mamuju. Atlet muda telah menunjukkan kemampuan mereka di arena pertandingan; kini, dukungan pemerintah dan pemangku kepentingan dibutuhkan agar perjuangan tersebut tidak terus bergantung pada patungan orang tua. (HW)






