Aliansi Makassar Bersatu Unjuk Rasa, DPRD Sulsel Tutup Gerbang

ENEWSINDONESIA.COM, MAKASSAR-Sejumlah buruh, tani, nelayan dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Makassar Bersatu kompak dalam satu barisan menyampaikan penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak ( BBM ) di gedung DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Jl. Urip Sumaharjo no.59 Kota Makassar, sekitar pukul 13-00 WITA.

Sebelumnya, pukul 11.00 sejumlah personil gabungan terpantau di bawah fly over melakukan persiapan pengawalan demonstrasi.

Pada pukul 12.24 sejumlah motor KLX 250 CC dan mobil water canon kepolisian sudah terlihat parkir di halaman kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

Berdasarkan keterangan Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando KS saat dihubungi Enewsindonesia.com mengkonfirmasikan, bahwa dalam pengawalan demonstrasi hari ini ada 1.023 personil gabungan yang dikerahkan.

Masa aksi menyampaikan orasi di bawah jembatan fly over sebelum bergegas ke depan gedung DPRD Sulsel.

Usai menyampaikan aspirasi di fly over, seluruh masa aksi langsung menuju kantor DPRD dengan mendorong motor, ini melambangkan rakyat tidak mampu membeli BBM.

Saat demonstran tiba di depan gedung DPRD, pintu gerbang telah ditutup rapat tanpa celah dan dijaga oleh sejumlah polisi wanita ( Polwan )

Ketua Cabang GMKI Kota Makassar, Janoval Leatemia menjelaskan lewat pesan instan, bahwa isu besar dalam demonstrasi kali ini adalah, “Negara Gagal Mewujudkan Reformasi Agraria, Waktunya Rakyat Bersatu Rebut Kesejahteraan.”

Ia juga mengungkapkan isu turunannya sebagai berikut:
1.Tolak kenaikan BBM
2.Boikot G20
3.Tolak super proyek PSN dan IKN
4.Tolak RKHUP
5.Cabut UU Omnibus Law
6.Naikan UMP dan UMR





Penulis: Ikbal TehuayoEditor: Ikbal Tehuayo

Tinggalkan Balasan