ENEWS, MAMUJU ••》Ratusan massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Sulawesi Barat (ASMARA) menggelar aksi mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di depan Kantor DPRD Sulawesi Barat, Jalan Abdul Malik Pattana Endeng, Mamuju, Senin (29/6/2026).
Dalam aksi tersebut, Koordinator Lapangan, Rara Calista, menyampaikan orasi dan menegaskan bahwa demonstrasi digelar sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program MBG yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya peserta didik. Meski demikian, aksi itu memicu beragam tanggapan di media sosial.
Sejumlah warganet mempertanyakan komposisi peserta aksi berdasarkan foto dan video yang beredar.
Akun Facebook @Erwin Ewin menulis, “Apanya berdampak, orang tertentu ji kena dampaknya. Coba kalau masyarakat yang tidak ada kaitannya dengan MBG aksi, baru itu yakin kalau mereka yang bersuara.”
Sementara akun @Nendi Kristian mengomentari penampilan sebagian peserta aksi.
“Barusan saya lihat orang demo pakai masker dan kacamata, aneh,” tulisnya.
Komentar lain datang dari akun @Fifi yang mempertanyakan dominasi peserta dewasa dalam demonstrasi.
“Hahaha bukan siswa siswi yg demo tapi org tua. Knp? Krn 80% diantara mereka adalah karyawan,” tulisnya.
Adapun akun Safira berpendapat bahwa sebagian pihak yang mendukung program diduga memiliki kepentingan ekonomi.
“Yang punya dapur MBG pasti maunya dilanjutkan terus kan lumayan hasilnya too,” tulisnya.
Di sisi lain, tidak semua komentar bernada penolakan. Akun @Akbar Atjo AMadjid ABello menilai program MBG memiliki tujuan yang baik, namun mengusulkan perubahan mekanisme penyalurannya.
“Programnya bagus. Hanya saja cara pelaksanaan program MBG yang perlu diubah. Transfer langsung ke orang tua murid,” tulisnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan dari pihak penyelenggara aksi maupun instansi terkait mengenai berbagai komentar yang beredar di media sosial tersebut.
Perlu dicatat bahwa komentar warganet merupakan pendapat pribadi dan belum dapat dijadikan bukti bahwa aksi tersebut melibatkan mobilisasi massa atau kepentingan tertentu. (Red)






