Harga Beras Dikeluhkan Masyarakat Polman, Bulog Malah Simpan 19 Ribu Ton

Gambar karikatur Bulog Polman. (File ENews)

ENews, Polman •• Naiknya harga beras di pasaran dikeluhkan masyarakat Polewali Mandar (Polman), dari informasi yang dihimpun pada Rabu 2 Juli 2025, tercatat harga beras di Polman saat ini mencapai Rp400 ribu per 25 kilo gram yang sebelumnya sekira Rp 350 ribu per kilogramnya. Sementara, Bulog Polman menyimpan stok beras hingga ribuan ton.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Polman, Farid Sudirman mengungkapkan, sebanyak 19 ribu ton beras hasil serapan dari berbagai wilayah di Sulawesi Barat tertahan di gudang Bulog Polman karena belum ada penugasan dari pusat.

“Gabah yang kami serap dari Polman, Mamasa dan Majene, itu setara berasnya 19 ribu ton. Tapi sampai sekarang belum ada yang keluar sama sekali, masih menunggu penugasan dari pusat,” ujar Farid Sudirman beberapa hari yang lalu kepada media.

Farid menjelaskan, Bulog Polman terakhir kali menyalurkan beras ke pasar melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) pada Maret 2025.

Setelah itu, belum ada penugasan lanjutan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) sehingga intervensi pasar belum bisa dilakukan.

“Untuk SPHP, kami masih menunggu penugasan dari BapaNas. Teman-teman di Bulog juga belum bisa bergerak karena belum ada mandat resmi,” jelasnya.

Pihak Bulog Polman mengaku telah berkoordinasi dengan Bupati Polman yang juga berencana mengirimkan surat resmi ke Bapanas untuk mempercepat proses penugasan.

“Pak Bupati juga sudah tahu kondisi ini, beliau akan berkirim surat ke Bapanas agar program SPHP bisa segera digerakkan karena harga di pasar-pasar sudah mulai naik,” kata Farid.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Bulog Polman akan segera menyalurkan bantuan pangan dari pemerintah pusat untuk masyarakat penerima manfaat, sebagai langkah alternatif.

“Insya Allah penyaluran akan dilakukan pada Juni dan juli kareba mencakup dua alokasi, maka masing-masing penerima akan mendapat 20 kg beras sekaligus,” pungkasnya.

Farid menegaskan bahwa stok beras di Polman dalam kondisi aman, namun pihaknya tetap menunggu kepastian dari pusat untuk menjalankan intervensi pasar agar gejolak harga bisa kembali normal.

Jurnalis: Hasbi Waluyo





Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan