Pemilu  

Ketua Golkar Majene Bantah Dukung Paslon AST-ARB

Foto: Ketua Golkar Bone, Lukman. (Ist)

ENEWS MAJENE •• Foto Ketua DPD Partai Golkar Majene, H. Lukman yang beredar di grup WhatsApp dan Facebook bersama salah satu tim pemenangan A. Ahmad Syukri Tammalele dan Andi Rita Bashari (AST-ARB) telah memicu kontroversi.

Hal ini semakin memanas karena Partai Golkar telah secara resmi mengusung Pasangan Aris – Adi Ahsan (Amanah) sebagai calon dalam Pilkada Majene 2024.



Dalam foto yang di diunggah, Yakub, seorang anggota tim AST-ARB, menuliskan keterangan, “Alhamdulillah siap membantu AST-ARB memenangkan Pilkada Majene 2024-2029, Aamiin YRA.” Unggahan ini menimbulkan spekulasi mengenai dukungan H. Lukman kepada pasangan tersebut.

Foto: Potongan gambar postingan yang mengklaim Ketua Golkar dukung paslon AST-ARB.

Menanggapi hal ini, H. Lukman dengan tegas membantah tudingan tersebut. Kepada Enews Indonesia saat di wawancara di kantor Golkar, Kabupaten Majene pada Rabu, 4 September 2024.

Lukman menyatakan bahwa selaku ketua Golkar, dirinya teguh pada keputusan partai untuk mendukung pasangan calon (paslon) yang diusung partai yang dipimpinnya itu.

Lukman menjelaskan bahwa foto tersebut diambil ketika dirinya sedang berada di tempat penjual suku cadang untuk mengganti kampas rem.

Kebetulan, Yakub juga berada di lokasi yang sama dan meminta untuk berfoto bersama. Dalam kesempatan tersebut, Yakub sempat menyebutkan bahwa dirinya pernah lama berkiprah di Partai Golkar.

Sebelum memberikan pernyataan resmi, Lukman sempat menyampaikan keberatannya melalui pesan pribadi kepada pihak media.

“Hubungi aku, saya tidak terima kalau diposting begitu pernyataannya,” ujarnya tegas. Menyikapi permintaan tersebut, pihak media kemudian menghubungi Lukman melalui telepon untuk mendapatkan klarifikasi langsung.

H. Lukman juga mengimbau kepada Yakub dan pihak-pihak lain agar lebih berhati-hati dalam membuat pernyataan publik.

Ia menekankan pentingnya mengonfirmasi kebenaran informasi sebelum disebarluaskan, karena hal seperti ini berpotensi merusak reputasi seseorang.

Dengan penegasan tersebut, H. Lukman berharap agar isu ini tidak lagi diperpanjang dan fokus dialihkan pada upaya memenangkan pasangan yang telah resmi diusung oleh Partai Golkar dalam Pilkada Majene 2024.

(Arfan Renaldi)





Tinggalkan Balasan