Tegas, Kapolda Sulsel Copot Kapolsek di Bone dan Dua Perwira di Toraja Terkait Judi

Foto: Kapolda Sulsel Irjen Andi Rian Ryacudu Djajadi (tengah). (Dok. Enews)

ENEWS BONE •• Kapolsek Kahu di jajaran Polres Bone berinisial AKP E dicopot dari jabatannya lantaran terbukti ikut terlibat dalam praktik judi sabung ayam.

“Sudah saya keluarkan SK-nya, tadi malam. Kapolsek Kahu di Bone, inisialnya E karena terbukti ikut terlibat praktik perjudian sabung ayam,” kata Kapolda Sulsel Irjen Andi R Rian Djajadi kepada awak media, Selasa (25/6/2024).



Rian menjelaskan, pencopotan tersebut berdasarkan dari laporan tokoh masyarakat yang langsung ditindaklanjuti dengan menurunkan Propam ke Bone.

“Tokoh masyarakat yang bertemu saya secara langsung dan kami perintahkan tim dari Polda untuk mengecek langsung di Bone,” ungkapnya.

Dikatakannya, AKP E saat ini ditarik ke Mapolda Sulsel untuk mempermudah pemeriksaan yang akan dilakukan oleh penyidik Propam.

“Sekarang kita tarik ke Polda,” katanya.

Selain Kapolsek Kahu, Kapolda Sulsel juga mencopot dua kasat di Polres Toraja Utara. Pejabat yang dicopot yaitu Kasat Reskrim dan Kasat Intel Polres Toraja Utara.

Pencopotan kedua kasat tersebut, bermula dari Tim Gabungan Krimum dan Brimob Polda Sulsel grebek Desa Lembang Tombong Langda, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara, awal April lalu.

Dalam penggerebekan itu, total 35 orang ditangkap dengan barang bukti ayam jago yang diadu dan uang hasil perjudian.

Terbongkarnya kasus judi sabung ayam yang disebut terbesar di Sulsel itu, membuat Kapolda Sulsel Irjen Andi Rian berkesimpulan bahwa ada pengawasan anggota yang tidak berjalan maksimal.

“Judi sabung ayam, dengan terjadinya praktik itu berarti ada pembiaran. Kasat reskrim dan kasat Intel itu saya copot,” sebutnya.

Sebelumnya, maraknya kasus judi online menjadi atensi khusus Presiden Joko Widodo hingga dibentuk Satgas Judi Online yang dikomandoi Menkopolhukam Hadi Tjahjanto.

Darinya itu, Kapolda Sulsel  pun langsung bertindak tegas, dan mewanti-wanti anggota jajaran Polda Sulsel tidak masuk dalam pusaran judi online, karena dirinya tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas.

“Saya tidak akan segan mencopot anggota jika terlibat dalam perjudian baik online maupun manual. Begitu juga jika ada yang terlibat dalam peredaran gelap narkoba,” tandasnya. (Idhil)





Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan