ENEWSINDONESIA.COM, MAKASSAR – Kasus pengeroyokan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar masih terus bergulir. Polisi baru menetapkan satu tersangka dalam kasus ini.
Sebelumnya, kepolisian mengamankan salah seorang pelaku dari empat orang yang melakukan pengeroyokan dua mahasiswa berinisial EA dan AW di lantai dua gedung Iqra Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar pada Senin, 29 Mei 2023.
“Telah kita amankan dan kita melakukan proses hukum dan dilakukan penahanan terhadap salah satu tersangka inisial MR,” ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Mokhamad Ngajib saat press rilis pengungkapan kasus tersebut di aula Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (2/6/2023).
Selain MR (19), ada empat orang lainnya masih berstatus mahasiswa yang sedang dalam pencarian polisi usai melakukan perbuatan tindak pidana kepada korban.
“Kita membuat Daftar Pencarian Orang (DPO) dan ada empat rekan lainnya yang melakukan penganiayaan dan pengeroyokan, ini masih DPO,” paparnya.
Terkini, dari data yang diperoleh dari teman dekat korban pengeroyokan yang mengawal kasus tersebut menyebutkan ada 6 terduga pelaku yang dicari.
“Ada mahasiswa UNM memakai jaket Hoddy Hitam koplo (dalam video viral. Red). Kemudian ada mahasiswa UIN memakai jaket hitam dan celana hitam digulung dan ada seorang tukang parkir Happy Puppy Alauddin,” kata narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, Sabtu (10/6/2023).
Narasumber tersebut menambahkan, selain ketiga orang tersebut, terduga pelaku pengeroyokan merupakan mahasiswa Unismuh dan juga alumni Unismuh.
“Dua angkatan 2021 dan satu alumni jurusan Ekonomi Manajemen angkatan 2017,” ungkapnya.
Dirinya berharap, pihak kampus dan kepolisian serius menangani kasus ini.
“Sebagai warga negara yang taat hukum, kami percayakan hal ini ke pihak berwenang. Kami juga berharap polisi mengusut kasus pemasang sapanduk yang memancing isu sara hingga kejadian ini terjadi,” pungkasnya.






