Zona Billiard dan Cafe Hadir di Sengkang

Zona Billiard dan Cafe di Sengkang. (Foto: A. Iqbal)

ENEWS WAJO •• Kehadiran Zona Billiard dan Cafe di Jalan Andi Pallarukka, Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo yang akan secara resmi dilakukan grand opening pada awal Desember 2024 mendatang, akan menambah nuansa baru di Kota Sengkang yang dijuluki sebagai pusat Kota Sutera.

Anti Taufik yang merupakan owner dari Zona Billiard dan Cafe kepada awak media Rabu 20 November 2024 mengutarakan kalau rencananya, grand opening akan dilakukan awal bulan Desember 2024 mendatang, namun untuk soft openingnya dimulai bulan November ini.



“Rencananya, awal Desember grand opening sambil sementara menunggu bola billiard tersebut datang dari negara Eropa yang dipesan lansung secara khusus,” katanya kepada Enews Indonesia, Rabu (20/11/2024).

Lokasi bangunan yang letaknya tak jauh dari pusat kota Sengkang dan Lapangan Merdeka Sengkang tersebut, menghadirkan bangunan konsep modern dan diharapkan bisa menjadi tempat hiburan yang nyaman dan aman sambil nantinya bisa mendengarkan live music sambil bersantai dan sekaligus menjadi sarana olah raga billiard serta menyalurkan hobi dan bakat.

“Jadi, di Zona Billiard dan Cafe ini bisa menikmati berbagai jenis minuman, baik berbagai macam jus ataupun minuman dingin dan panas dan juga berbagai snack dan makanan dengan harga terjangkau dan sambil menikmati permainan billiard,” ujarnya.

Dengan hadirnya tempat tersebut yang saat ini merupakan salah satu tempat permainan billiard terbesar dan termegah di Sengkang, Kabupaten Wajo tersebut juga diharapkan bisa menghadirkan bakat bakat atau atlet-atlet handal dan berbakat dalam bidang olah raga billiard Wajo dan bisa membawa lebih berkembang dan mengharumkan nama Kabupaten Wajo ke depanya.

“Dimana nantinya, Zona Billiard dan Cafe tersebut juga akan secara rutin melakukan ajang game pertandingan setiap tahunnya, antaranya kelas pemula (handi cap 3), pelajar/mahasiswa, senior (handi cap 4 ke atas) dan event turnamen berdasarkan jadwal POBSI Sulsel,” jelasnya.

Sekedar diketahui, saat ini Zona Billiard dan Cafe memiliki sekitar 13 meja biliar merek Mr-Sung by Rasson serta bola billiard yang didatangkan lansung dari Eropa dengan standar internasional.

Dikonfirmasi terpisah, Kadisporapar Kabupaten Wajo, Muh Ilyas yang secara terpisah dimintai tanggapannya terkait kehadiran Zona Billiard dan Cafe utamanya berkaitan dengan olah raga billiard di Wajo mengaku sangat menghargai dan berterima kasih kepada masyarakat yang punya inisiatif membangun usaha positif dan mendukung perkembangan olahraga khususnya biliard.

“Kita juga harus mengakui bahwa sebagaian orang memiliki stigma negatif terhadap biliard ini, dianggapnya bahwa biliard identik dengan hiburan malam, judi dan miras. Padahal biliard ini salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan secara resmi, termasuk pada event Pekan Olahraga Provinsi yang rencananya Kabupaten Wajo akan menjadi tuan rumah yang akan di helat Porprov pada tahun 2026,” terang Kadisporapar.

Dikatakannya, olahraga ini melatih fokus dan kesabaran, kalaupun ada oknum pemain yang menjadikan ajang judi, itu persoalan lain, jangan salahkan biliardnya tapi salahkan perilaku oknum tersebut.

“Peran kita semua untuk menyadarkan masyarakat kita untuk menghindari perilaku negatif tersebut,” pungkasnya. (A. M. Iqbal)





Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan