Surya Paloh: Kalau Takut Dilanda Ombak, Jangan Berumah di Tepi Pantai!

Foto: Surya Paloh saat gelaran Apel Siaga Perubahan NasDem di GBK Jakarta. (Dok. Anles)

ENEWSINDONESIA.COM, JAKARTA – Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) menyampaikan bahwa Partai NasDem telah memberikan dukungan total kepada Jokowi pada Pilpres 2014 dan Pilpres 2019, dukungan itu diberikan karena Partai NasDem memiliki keyakinan dengan gagasan serta pemikiran searah dengan Jokowi.

Hal tersebut dinyatakan Surya Paloh di hadapan kader dan simpatisan NasDem pada gelaran Apel Siaga Perubahan NasDem di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta, Ahad (16/7/2023).

banner 728x250

Baca: https://enewsindonesia.com/wahyuni-kader-nasdem-datang-membuktikan-loyalitasnya/

Lebih lanjut, Surya menyampaikan kesamaan arah berfikir NasDem dengan Jokowi yakni pelaksanaan revolusi mental yang diklaim Surya identik dengan misi gerakan perubahan Partai NasDem.

“Kami yakin progres perjalanan kemajuan kita berbangsa dan bernegara akan jauh lebih hebat seperti apa yang kita harapkan, tapi sayang seribu kali sayang harapan belum menjadi kenyataan,” tutur Surya.

Lebih jauh Surya berharap, menjelang Pemilu 2024 mendatang, meminta para penyelenggara Pemilu 2024 bertugas secara proporsional dan bermoral.

Dia menegaskan agar penyelenggara pemilu, jujur dan adil walah ada intervensi dan kepentingan.

“Dalam kesiapan menghadapi Pemilu 2024, saya ingin menyerukan kepada para penyelenggara pengawas pemilu untuk melaksanakan tugas sebagaimana yang diamanahkan secara proporsional dan bermoral,” imbaunya.

Surya juga mengingatkan seluruh kader Partai NasDem yang datang dalam acara tersebut untuk tetap tangguh dalam menghadapi pemilu dan Pilpres 2024.

“Insya Allah di diri dan hati kita ini, meski ada berbagai halangan dan rintangan, kita akan tetap jadi spartan tangguh untuk menghadapi itu. Kita harus berani menyatakan, kalau takut dilanda ombak, jangan berumah di tepi pantai,” ucapnya.

Baca juga: https://enewsindonesia.com/ini-pesan-prabowo-kepada-seluruh-kader-gerindra/

Sementara, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali menyatakan Surya Paloh menerima banyak tekanan pasca mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (bacapres).

“Dalam keputusan ini pastinya banyak orang yang tidak bisa terbentuk kepuasan. Dalam keputusan ini Ketum kami banyak mendapatkan tekanan-tekanan, tapi kami bantah dengan ketegaran Ketum kami dalam menjalankan keputusannya,” tegas Ali.

Dalam memilih Anies Baswedan sebagai capres, kata Ali, bukanlah hal yang mudah. Apalagi Partai NasDem sampai sekarang berada dalam koalisi partai pemerintahan.

Namun, kata Ali, mengusung Anies sebagai capres dan tergabung dalam koalisi pemerintah adalah dua hal yang berbeda. Ali menyatakan partainya tetap konsisten mengawal pemerintahan sampai 2024.

“Kewajiban kita untuk melanjutkan pemimpin yang insya Allah akan mampu, yang akan memenuhi janji-janji kemerdekaan yang dikorbankan oleh para pejuang bangsa ketika negara ini tidak tertahan. Oleh sebab itu kita memilih Anies Baswedan,” imbuh Ali. (Adriana Lestari)