ENEWS, MAMUJU ••》Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menjajaki kerja sama antarwilayah, terutama di sektor pangan, dalam pertemuan di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Sabtu (28/3/2026).
Sulbar menawarkan surplus beras sekitar 75 ribu ton per tahun untuk membantu kebutuhan Kaltim yang masih defisit hingga 55 persen.
Selama ini, distribusi beras berjalan melalui jalur pedagang, namun ke depan didorong lebih terstruktur melalui skema pemerintah (G to G) atau BUMD.
Selain beras, Sulbar juga menyiapkan potensi kerja sama komoditas lain seperti kambing, sapi, dan ayam petelur.
Dalam 1–2 tahun ke depan, sektor peternakan diproyeksikan ikut surplus.
Sebagai penunjang distribusi, kedua daerah membahas pengadaan kapal cepat berkecepatan 25–30 knot dengan waktu tempuh sekitar 4–5 jam.
Kapal ini direncanakan untuk mobilisasi orang, barang, dan jasa, dengan opsi subsidi bersama.
Sebaliknya, Kalimantan Timur berpotensi menyuplai energi dan material bangunan untuk Sulawesi Barat.
Kerja sama ini diarahkan untuk saling melengkapi kebutuhan dan memperkuat sinergi ekonomi antarwilayah. (Hasbi Waluyo)






