ENEWSINDONESIA.COM, SULTENG – Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah menggelar acara serah terima dan pisah sambut dari pejabat lama Camat Torue, antara Abdul Aten kepada pejabat baru Niluh Elisabet. Kegiatan digelar di aula kantor camat Torue, Rabu (7/6/2023).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kapolsek, perwakilan Danramil, para Kepala Desa beserta TP PKK, Kepala UPTD dalam lingkup Kecamatan Torue, Kapuskesmas Torue, kepala kepala sekolah dan tokoh masyarakat, agama dan pemuda.
Mantan Camat Torue Abdul Aten yang kini menjabat Camat Parigi Selatan menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kecamatan Torue serta para Kepala Desa yang bersama-sama membangun Kecamatan Torue selama menjabat sebagai Camat Torue selama 11 bulan.
“Dengan berakhirnya masa tugas saya di Torue, dengan ini saya mohon ma’af apabila selama saya bertugas ada perkataan dan perbuatan yang kurang berkenan, dan terimakasih atas segala dukungan dari semua pihak, tentunya program dan pembangunan tidak akan berhasil dan terwujud tanpa dukungan dan kerjasama dari semua pihak. Pada hari ini mohon pamit mudah-mudahan silaturahmi tetap terjaga, dan selamat kepada camat yang baru mudah-mudahan dapat melanjutkan program yang ada di Kecamatan Torue untuk kedepannya dan dilancarkan dalam melaksanakan amanah, semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah, amin ya rabbal alamin,” tutur Abdul Aten.
“Saya pertama menjabat camat Torue disambut banjir, dan meninggalkan Torue juga diantar banjir,” kelakar Aten yang disambut tawa undangan.
Sementara pejabat Camat Torue yang baru yang juga mantan Sekcam Torue juga mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama yang banyak mendidik dan mengajarnya saat menjadi sekertaris camat.
“Saya akan bekerja sama dengan tokoh tokoh untuk bersinergis tentang Torue kedepannya,segala kekurangan dan kelemahan saya bapak ibulah yang akan melengkapi.harapan kepada pihak keamanan mari kita bekerja sama untuk menjaga keamanan,” tutur Elisabet.
Pada kesempatan itu juga NIluh Elisabet menghimbau dan memohon kepada semua pihak dalam menghadapi wabah ternak yang banyak mati agar segera ditanam dan dilaporkan ke pihak yang berkompeten.
Acara pisah sambut diakhiri dengan pemberian cindera mata dari berbagai lembaga ke pejabat lama.
(Ary Syafrul)






