Poros Tanah Batue – Palattae Kembali Dikerjakan

ENEWSINDONESIA.COM, BONE – Setelah sekian lama terbengkalai karena kontraktornya dikabarkan pergi, akhirnya ruas jalan Tanah Batue-Palattae di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mulai dikerjakan.

Warga sekitar, Supriadi membenarkan bahwa memang betul sudah ada pekerjaan yang berjalan di lokasi tersebut. Sehingga membuat kondisi ruas jalan terusebut tidak lagi separah dulu.

banner 728x250

“Mulaimi dikerja jalannya jadi tidak terlalu rusakmi, yang berlubang sudahmi ditimbun dan diratakan juga,” ucapnya,” Kamis (9/2/2023).

Paria 47 tahun ini mengatakan dengan kondisi jalan yang sudah seperti itu membuat lalulintas lancar dan tidak ada lagi yang khawatir mobilnya rusak ketika melewati jalan tersebut.

“Dulu sebelumnya di kasi rata begini banyak mobil biasa kandas di lubang bahkan rusak karena memang dalam sekali lubangnya, tapi sekarang alhamdulillah tidakmi,” tuturnya.

Ia berharap pengerjaan jalan tersebut bisa segera dirampungkan agar akses jalan yang menjadi jalur utama untuk Bone-Sinjai itu bisa mulus dan tidak ad lagi kendala yang dihadapi pengendara ketika melewati jalan tersebut.

“Kita berharap pengerjaannya bisa segera diselesaikan, karena sekarang kendalanya karena berdebu sekali jadi kalau kita yang tinggal disekitar sini merasa terusik apalagi kalau mobil besar yang lewat debunya sampai ke rumah,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel, Astina Abbas mengatakan ruas tersebut menjadi salah satu fokus pembangunan infrastruktur Sulsel untuk ditangani pada tahun ini.

“Kita prioritaskan jalan di Kabupaten Bone ini karena memang masuk pada segmen yang rusak berat makanya menjadi prioritas bapak Gubernur harus segera ditangani tahun ini,” terangnya.

Kata dia komitmen penanganan tersebut tergambar dari pihaknya tang telah menyiapkan pagu anggaran mencapai Rp28 miliar untuk ruas tersebut.

Kemudian memang penanganan infrastruktur menjadi fokus dipemerintahan Gubernur Sulsel untuk bisa dituntaskan.

Selain itu, penanganan ruas ini juga menjawab keluhan masyarakat terkait dengan akses jalan ini yang sangat rusak parah sehingga sangat menghambat akses ketika akan menepuh perjalanan ke Bone-Sinjai.

“Kita memang memprioritaskan karena ruas jalan ini merupakan akses utama dari Bone menuju Kabupaten Sinjai sehingga lalulintas harian kendaraan di wilayah tersebut sangat padat setiap hari,” paparnya. (*)





Tinggalkan Balasan