Polemik Musda KNPI Takalar, Nurcholish Madjid Datu: Cukup Pedomani Jalur Konstitusi

ENEWSINDONESIA.COM, TAKALAR – Musyawarah Daerah DPD II KNPI Takalar kian mendekati pelaksanaanya. Hanya beberapa dinamika membuat hajatan kepemudaan ini tertunda hingga membutuhkan Rapat Pleno diperluas yang digelar di Gedung PKK, Jalan Syech Yusuf, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Senin (27/06/22). Sebagai I’tikad baik DPD 2 KNPI Takalar menyelesaikan segala polemik dengan kolektif kolegial.

Nurcholish Madjid Datu, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Takalar memberikan pandangan dan sikap yang tegas sebagai salah satu OKP Sepuh dalam KNPI, HMI mengawal agar Musyawarah Daerah (Musda) ini berjalan secara konstitusional. Hadirnya isu -isu miring terkait pelaksanaan Musda KNPI Takalar yang disebut akan menuai perpecahan/dualisme itu berangkat dari ketidakpahaman mereka tentang Konstitusi.

“Saya tidak terlalu ribet, kembalikan saja ke Konstitusi. DPD 2 KNPI Takalar yang dinahkodai Bung Asriadi Ali dan Bung Firman mendapat SK pengurus dan dilantik oleh siapa? Tentu Musda besok harusnya melanjutkan SK yang kemarin,” jelas Ketua Umum HMI Cabang Takalar yang akrab disapa Cholish ini, Selasa (28/6/2022).

Momentum Musda KNPI Takalar harusnya menjadi sentrum percontohan oleh organisasi kepemudaan, terutama haluan dan legal standing sebuah organisasi. KNPI bukan organisasi sempalan yang tidak memiliki dasar bertindak dalam sebuah organisasi.

“Kita semua harusnya menyadari bahwa KNPI adalah Komite yang menghimpun segala Eksponen, kelompok organisasi agar bergerak secara Kolektif Kolegial, bukan bergerak secara Koletif Kolonial,” tegas Cholish.

Cholis melanjutkan, DPD 2 KNPI Takalar tidak perlu bertele – tele dalam bersikap untuk menunaikan Musda KNPI dalam waktu dekat ini.

“Cukup mengikuti dan mempedomani jalur konstitusi, bukan jalur kepentingan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan