ENEWS, MAKASSAR ••》Insiden adu argumen terjadi antara seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial GR dan petugas keamanan di area parkir Mall Nipa Makassar, Jalan Urip Sumoharjo No.23C, Kecamatan Panakkukang, Rabu (18/2/2026).
GR mengaku datang ke mall untuk mengurus verifikasi akun Gojek di kantor layanan resmi yang berada di dalam gedung.
Ia memarkir kendaraannya di area yang disebut sebagai parkiran khusus ojol sebelum masuk ke dalam mall.
Saat berjalan menuju pintu masuk, seorang petugas keamanan menghampirinya dan menanyakan tujuan kedatangan.
GR menjelaskan bahwa dirinya hendak mengurus akun ojol. Menurutnya, petugas kemudian meminta agar kendaraan dipindahkan ke area parkir dalam gedung apabila berada cukup lama di dalam mall.
GR mempertanyakan status area parkir yang disebut sebagai parkiran ojol. Petugas disebut membenarkan bahwa lokasi tersebut diperuntukkan bagi pengemudi ojol.
GR pun menegaskan bahwa dirinya juga merupakan pengemudi ojol aktif, namun tidak dapat memastikan berapa lama proses layanan yang akan dijalaninya.
Dalam percakapan itu, GR mengaku tersinggung oleh pernyataan petugas yang dinilainya bernada keras dan merendahkan.
Ia memilih mengakhiri percakapan dan melanjutkan urusannya untuk menghindari konflik berkepanjangan. Insiden tersebut memunculkan pertanyaan dari sejumlah pihak.
Pemerhati sosial, Yusran, mempertanyakan apakah terdapat aturan tertulis terkait durasi parkir di area ojol serta apakah pengemudi diperbolehkan meninggalkan kendaraan saat mengurus layanan resmi di dalam mall.
Ia juga menyoroti standar komunikasi dan pelayanan petugas keamanan terhadap pekerja sektor informal.
Menurutnya, sebagai pusat perbelanjaan modern, pengelola mall umumnya memiliki standar operasional yang mengedepankan keamanan, ketertiban, serta pelayanan yang humanis.
Yusran menambahkan bahwa pengemudi ojol merupakan bagian dari ekosistem mobilitas perkotaan dan aktivitas ekonomi di pusat perbelanjaan, sehingga interaksi dengan petugas keamanan perlu mengedepankan komunikasi profesional dan saling menghormati.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola Mall Nipa maupun manajemen keamanan terkait insiden tersebut.
(Angki Perdana)






