Muhammad Mukmin: Jumlah Kasus Kekerasan Terus Meningkat

Foto: IKA PPKn UNM menggelar Webinar Nasional Hari Lahir Pancasila.

ENEWSINDONESIA.COM, MAKASSAR – Ikatan Alumni Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Makassar (IKA PPKn UNM) bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar (HIMA PPKn FIS-HUNM) dan Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewargangeraan Indonesia Sulawesi Selatan (AP3KnI Sulsel) menggelar Webinar Nasional Hari Lahir Pancasila.

Webinar tersebut bertema: “Pancasila Sebagai Ideologi Perdamaian: Refleksi atas Kekerasan di Indonesia” pada tanggal 01 Juni 2023.

banner 728x250

Webinar Nasional Hari Lahir Pancasila Menuju Reuni Akbar menghadirkan 3 Pembicara, yakni Dr. Yuyus Kardiman, M. Pd. sebagai Dosen Pendidikan Pancasila Universitas Negeri Jakarta, Prof. Di. Hj. Andi Kasmawati, H. Hum. Sebagai Guru Besardi Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewargenegaraan Universitas Negeri Makassar, dan Dr. Syamsurijal Adhan, M.Si. selaku Peneliti BRIN yang fokus pada bidang kekerasan.

Peserta Webinar ini berjumlah 500 peserta dengan komposisi, Guru dan Dosen PKn dari seluruh Indonesia, Mahasiswa, Siswa dan masyarakat lainya.

Webinar Nasional Hari Lahir Pancasila ini untuk merespon kekerasan yang semakin marak di Indonesia.

“kita semua mengetahui bahwa kekerasan di Indonesia trendnya terus meninggkat dari tahun ke tahun, mari kita melihat data dari KPPPA mulai tahun 2019 hingga 2022. Jumlah kekerasan pada tahun 2019 adalah 20.195, jumlah kasus kekerasan pada tahun 2020 adalah 21.248, jumlah kasus kekerasan tahun 2021 adalah 23.526, dan jumlah kasus kekerasan pada tahun 2022 adalah 24.190,” ujar Muhammad Mukmin selaku ketua HIMA PPKn.

Lebih lanjut Mukmin menjelaskan, meningkatnya kasus kekerasan ini perlu direspon, terlebih di dunia pendidikan meningat jumlah korban terbesar adalah usia sekolah.

Pemateri lain, Dr. Yuyus Kardiman menyampaikan, Pancasila sebagai pedoman dalam bersikap dan berperilaku perlu diinternalilsasikan lebih dalah pada setiap insan Indonesia demi mengetasi bahkan menghlangkan kasus kekerasan di Indonesia.

“Pemenuhan nilai-nilai Pancasila merupakan pemenuhan 5 kebutuhan kodrat manusia, yakni iman, etika, badan yang kuat, komunikasi, nalar. Tidaklah terjadi konflik di muka bumi kecuali jika satu dari 5 kebutuhan kodrat manusia itu tidak terpenuhi. Dan Pancasila telah dirumuskan sebagai alat memenuhi kebutuhan kodrat tersebut.” Terang Dr. Yuyus Kardiman.

“Langkah taktis dalam menanamkan skil warga negara cinta damai adalah harus di bangun dari kelas. Kelas harus dikondisikan untuk memiliki out put yang menekankan kemanfaatan dalam hubungan hidup sesama manusia. hal demikian adalah tugas semua Guru mata pelajaran, bukan terkhusus pada Guru PPKn,” tambah Dr. Yuyus Kardiman, Penulis Buku Panduan mata pelajaran PPKn.

Setelah Webinar ini akan dilaksanak webinar-webinar selanjutnya hingga pada puncaknya nanti pada Seminar Nasional dan temu reuni pada tanggal 8-9 Juli 2023.

“Keluarga besar PPKn UNM akan banyak membahas isu-isu dewasa ini, seperti Market place dalam rekrutmen Guru, Politik Identitas dan isu lainya,” tutup Triat Rabilan selaku moderator.

Reporter: Muhammad Khoidir





Editor: Abdul Muhaimin