Momen Haru Orang Tua di Bone Saat Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Foto: Para orang tua siswa sedang memantau anaknya mengikuti Upacara Bendera di hari pertama masuk sekolah 2025 di MI Syamsu Rasyidi Majang, Kabupaten Bone. (Dok. ENews)

ENews, Pendidikan •• Memasuki pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2025-2026 di Kabupaten Bone menyimpan banyak kisah haru di kalangan orang tua siswa.

Terpantau di sejumlah sekolah di Kabupaten Bone mulai ramai dipadati siswa dan orang tua mulai pukul 06.00 Wita. Sejumlah guru pun terlihat berbaris rapi menyambut siswa di gerbang masuk sekolah, Senin (14/7/2025).

banner 728x250

Sesuai Surat Edaran Pemerintah dengan gerakan Ayah Mengantar Anak ke sekolah, terlihat sejumalah ayah antusisa mengantar anaknya hingga ke gerbang sekolah pada masa pengenalan lingkungan sekolah atau MPLS 2025 ini.

Salah seorang ayah siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Syamsu Rasyidi Majang Kecamatan Tanete Riattang Barat, Ichsan Sandi mengaku terharu saat mengantar anaknya, A.shareein ALkaneza pertama kali masuk sekolah. Ia terlihat menunggu anaknya hingga pulang di depan gerbang sekolah.

“Cukup terharu, rasanya campur aduk, antara bangga dan haru. Ini momen penting, makanya saya dan istri ingin hadir bersama,” kata Ichsan saat ditemui ENews Indonesia.

Namun seperti biasanya, ibu para siswa-siswi tak akan pernah ketinggalan. Bahkan pantauan kepada anaknya tak pernah lepas selama masuk sekolah di hari pertama itu.

Ika Reski, ibu dari siswi MI Syamsu Rasyidi Majang, Alesha Al Awaliyah mengaku sempat menitikkan air mata saat melihat anak semata wayangnya itu ikut berbaris pada Upacara Bendera.

“Saya baru rasakan momen-momen ini, cukup terharu. Saya pantau anak saya dari jauh, sesekali mengabadikan dengan kamera handphone,” katanya.

Reski menambahkan, pada hari pertama ini, ia dan orang tua siswa lainnya ikut dalam rapat pengenalan yang diselenggarakan oleh guru sekolah setempat.

“Penyampaian guru anak saya, dalam sepekan ini, mungkin belum belajar formal tapi masih masa pengenalan. Saya hanya berpesan kepada anak untuk tidak jajan sembarangan, mending bawa makanan dari rumah. Saya takut nanti kenapa-kenapa jajanannya,” tandasnya.





Tinggalkan Balasan