ENEWSINDONESIA.COM, BONE ▪︎ Sejumlah Kades di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengeluhkan lambatnya pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) yang peruntukan gaji untuk para kepala desa dan perangkat desa.
“Semua kepala desa dan perangkatnya yang ada di Bone belum terbayarkan,” sebut ketua Apdesi Bone, Andi Mappakaya Amir pada Selasa (19/3/2024) lalu.
Menaggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKAD Bone Andi Irsal Mahmud menyebutkan, pencairan Alokasi Dana Desa paling lambat awal April 2024.
Ia mengatakan pembayaran ADD selama tiga bulan sudah diproses.
Meski demikian, Andi Irsal Mahmud belum memberberkan kapan tanggal pasti ADD tersebut dibayarkan.
“Ini sudah bulan Maret, dan sudah akan kami bayarkan. Kemungkinan di minggu terakhir Maret dan awal April,” ujarnya, Jumat (22/03/2024).
Andi Irsal menjelaskan, pihaknya menyiapkan anggaran sebear Rp 26 miliar untuk membayar ADD untuk kepala desa dan perangkat desa.
“Untuk dana desa itu triwulan 1 itu kami harus menyediakan kisaran Rp 26 miliar. Dimohon teman-teman kepala desa untuk bersabar,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah desa bersabar menunggu pembayarannya.
Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadis PMD) Kabupaten Bone, Andi Gunadil Ukra mengungkapkan sekitar 76 Kades dari 328 Kades yang ada, sudah menerima ADD di 2024.
“Sudah ada yang terima dari 328 Desa itu, sekitar 76 Desa itu sudah terima ADD” ujarnya, Sabtu (23/3/2024).
Ia mengatakan alasan belum dicairkannya sebagian ADD dikarenakan lambatnya pengusulan ADD yang dilakukan oleh sebagian perangkat desa.






