banner 728x250 . banner 728x250

Menhub dan Wakil Ketua Komisi v DPR RI Tinjau Pembangunan Kereta Api Sulsel

Foto: Menhub dan Wakil Ketua Komisi V DPR RI berjalan 2 kilometer dari stasiun Mandai ke stasiun Maros.

ENEWSINDONESIA.COM, MAKASSAR – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Aras, turun meninjau langsung program pembangunan kereta Api Sulsel dengan berjalan menyusuri pembangunan rel sejauh 2 km dari stasiun Mandai ke stasiun Maros Sabtu Siang (21/1/2023).

Dari stasiun Maros, rombongan melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan Garongkong Barru dengan menggunakan kereta api.

banner 728x250

Dalam kesempatan itu, Budi memboyong Dirjen Perkeretaapian Risal Wasal, Dirjen Perhubungan Laut Arif Toha, Direktur Prasarana Kereta Api Harno Trimadi.

“Kita mengapresiasi keseriusan dan komitmen Pak Menteri menyelesaikan proyek kereta Api Sulsel. Kami harapkan kendala-kendala sosial seperti pembebasan lahan dapat segera diselesaikan, dan tentunya kami juga meminta peran aktif pemerintah provinsi maupun kabuten dan kota untuk bersama-sama dalam mengatasi hal tersebut” kata Wakil Ketua Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Andi Iwan Darmawan Aras.

Legislator Gerindra itu ikut bersama-sana Budi Karya Sumadi berjalan kaki sejauh 2 kilometer.

“Kita berharap pembangunan rel kereta api ini bisa segera rampung untuk kemudahan transportasi warga Sulsel baik penumpang maupun logistik,” kata Andi Iwan Aras.

Proyek Kereta Api Sulsel itu diproyeksikan menjadi Kereta Api Trans Sulawesi. Bukan hanya dari Kota Makassar ke Parepare tetapi juga lintas provinsi.

Andi Iwan mengatakan, proyek Kereta Api Sulsel ini diharapkan menumbuhkan perekonomian warga ke depan.

Kereta Api Sulsel ini diproyeksikan jadi transportasi logistik. Ia mencontohkan beberapa daerah adalah penghasil semen dan pendistribusian batu bara.

Dengan kehadiran kereta api maka barang dapat dengan mudah diangkut dan menambah nilai jual.

Kedua, kereta Api Sulsel ini juga akan mengangkut penumpang dari Kota Parepare ke Kota Makassar.

“Sebagai wakil rakyat Sulsel, kita tentu akan terus mengawal proyek strategis nasional ini, termasuk penganggaran di DPR RI. Semata-mata untuk warga Sulsel,” katanya.

Sementara itu Budi Karya menyatakan, selain melayani penumpang, Kereta Api Makassar-Parepare juga melayani distribusi logistik melalui angkutan kereta barang.

Diantaranya, lanjut Budi Karya, dari Pelabuhan Garongkong, Kawasan Industri Semen Tonasa dan Bosowa atau sebaliknya.

Sasaran utama keberadaan transportasi publik ini katanya, untuk menghubungkan wilayah atau perkotaan, sebagai penunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

“Terutama untuk pendistribusian barang dan komoditas pertanian, pariwisata, maupun sosial budaya,” kata Budi.

Dalam kesempatan itu turut hadir Bupati Maros Chaidir Syam, Kadishub Sulsel Muhammad Arafah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *