Menginspirasi, AIA Sabet Penghargaan Pejuang Etika

Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), Ketua Partai Gerindra Sulsel. (Ist)

ENEWSINDONESIA.COM, SULSEL –Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), meraih penghargaan ‘Pejuang Etika’ lembaga DPR RI tahun 2022.

Penghargaan atau award itu diberikan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI (MKD) kepada sejumlah anggota DPR RI.

 
 

Andi Iwan Darmawan Aras dan sejumlah anggota DPR RI lainnya dianggap kinerjanya baik sepanjang 2022 oleh MKD.

Andi Iwan merupakan legislator fraksi Partai Gerindra. Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Kesejahteran Rakyat Muhaimin Iskandar.

Dalam sambutannya, Muhaimin menjelaskan istilah Pejuang Etika tersebut berarti menekankan upaya yang tidak pernah berhenti untuk mempertahankan prestasi yang telah diraihnya.

Pemberian award itu diberikan dalam kegiatan MKD Award tahun 2022 di Bhirawa Assembly Hall, Hotel Bidakarta, Pancoran, Jakarta Senin (12/12/2022)

MKD Awards ini merupakan pertama kalinya diselenggarakan untuk upaya menjaga dan peningkatan etika DPR dan termasuk DPRD.

“Tentu perjuangan ini tidak akan berhenti karena pasang surut perkembangan penegakkan etika di kelembagaan kita, baik di DPR RI dan DPRD yang membutuhkan kesungguhan dan kebersamaan untuk meneguhkan niat, komitmen, dan kerja keras kita dalam rangka menjajal pelaksanaan etika kelembagaan kita,” kata Cak Imin sapaan akrabnya, Senin (12/12/2022).

Menurut Politisi PKB itu, etika tidak hanya ditegakkan dengan penindakan tetapi justru diutamakan pencegahan.

Sehingga, perilaku dari upaya pencegahan tidak sekedar sanksi dan hukuman, tetapi justru apresiasi dan keteladanan.

Hal itulah yang dimaknai tujuan keberadaan dari MKD DPR RI, yakni bertujuan untuk menjaga serta menegakkan kehormatan dan keluhuran martabat DPR RI sebagai perwakilan rakyat.

Hal itu sebagaimana termaktub di dalam pasal 199 Undang Undang nomor 17 tahun 2014 tentang MPR DPR DPD dan DPRD (MD3).

“Karena itu penghargaan yang diberikan oleh MKD kepada para Pejuang Etika kelembagaan DPR RI bukan sekedar penghargaan untuk pribadi pribadi, tetapi juga kepada lembaga DPR. Tempat kita semua mengabdi untuk rakyat, atas nama rakyat dan demokrasi,” tuturnya.

Diketahui, terdapat 27 (dua puluh tujuh) anggota DPR dari 9 (Sembilan) fraksi yang memperoleh penghargaan tersebut.

Mereka antara lain Masinton Pasaribu, Arya Bima, dan Ono Surono dari Fraksi PDI-Perjuangan; Adies Kadir, Kahar Muzakir, dan Ahmad Doli Kurnia Tandjung dari Fraksi Partai Golkar.

Selanjutnya Andre Rosiade, Novita Wijayanti, dan Andi Iwan Darmawan Aras dari Fraksi Partai Gerindra.

Ahmad Sahroni, Felly Estelita Runtuwene, Taufik Basari dari Fraksi Partai NasDem.

Daniel Johan, Jazilul Fawaid, dan Luluk Nur Hamidah dari Fraksi PKB.

Eddy Baskoro Yudhoyono, Anwar Hafid dan Irwan dari Fraksi Partai Demokrat.

Mahfudz Abdurrahman, Thoriq Hidayat, dan Hidayatullah dari Fraksi PKS.

Desy Ratnasari, Guspardi Gaus, Zainudin Maliki dari Fraksi PAN, serta Arsul Sani, Achmad Baidowi dan Amir Uskara dari Fraksi PPP.

“Kepada mereka yang terpilih hari ini, akan menjadi agen-agen penegak etika DPR. Keteladanan yang harus dijaga dan terus menjadi kebanggaan kita semua. Di pundak para agen agen Penegak Etika DPR inilah tersemat tanggung jawab moril bersama untuk terus ikhtiar perjuangan menegakkan etika kelembagaan DPR,” pungkas Cak Imin. *

Tinggalkan Balasan

error: waiittt