ENEWSINDONESIA.COM, BONE ▪︎ Penjabat (Pj) Bupati Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Islamuddin pengendalian harga pangan menjelang Ramdhan 2024 dan Idul Fitri.
Mengacu Badan Pusat Statistik (BPS) Bone tercatat inflasi di Kabupaten Bone pada Februari 2024 mengalami kenaikan yaitu 2,80%, angka tersebut meningkat dari sebelumnya 2,31%.
Oleh karena itu, Andi Islamuddin bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan pemantauan harga sembako di beberapa pasar Tradisional seperti di Pasar Tradisional Bajoe Kecamatan Tanete Riattang Timur, dilanjutkan di Pasar Sentral Palakka Kecamatan Tanete Riattang Barat, Ahad(10/3/2024) pagi tadi.
“Pemantauan harga sembako jelang bulan suci Ramadan hampir semua ada kenaikan, tetapi masih kenaikan normal tidak terlalu tinggi seperti cabe, tomat,” kata Pj Bupati Bone saat ditemui di Pasar Palakka Bone.
“Yang mengalami juga kenaikan beras, saya perintahkan kepada Bulog untuk menempatkan sejumlah titik-titik di pasar yang mengalami kenaikan,” sambungnya.
Andi Islamuddin menambahkan, upaya pemerintah daerah yakni mengadakan Gerakan Pangan Murah yang melibatkan beberapa instansi terkait di kecamatan maupun di Kota Watampone. Hal itu sudah dilakukan di halaman Dinas Ketahanan Pangan Bone jelang bulan suci Ramadan.
Setelah itu, akan dilaksanakan hal serupa jelang Hari Raya Idul Fitri untuk menekan harga inflasi daerah di Kabupaten Bone.
“Tujuannya adalah untuk menciptakan perimbangan di pasar dan memastikan bahwa harga-harga tetap terjangkau,” tambahnya.






