Jarak Tempuh 3 Jam, Salah Satu Penyebab Anak di Tellu Limpoe Tidak Lanjut SMA

Foto: SMPN Satap 3 Tellu Limpoe saat menggelar perpisahan. (Enews)

ENEWSINDONESIA.COMBONE – Bagi kebanyakan sekolah, kegiatan perisahan atau penamatan siswa dengan menghadirkan orangtua, tokoh masyarakat serta aparat pemerintah terkait, merupakan hal biasa.

Namun, bagi SMPN Satap 3 Tellu Limpoe, di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, acara penamatan dan perpisahan yang digelar pada hari Kamis, 15 Juni lalu, memberi kesan luar biasa.



Bagaimana tidak, sejak didirikan Tahun 2008 silam, SMPN Satap tersebut pertama kalinya melepas siswanya melalui acara perpisahan.

Baca: https://enewsindonesia.com/ditemukan-korban-dugaan-penculikan-anak-di-bawah-umur-warga-mulamenree-bone-berada-di-sini/

Kepala SMPN Satap 3 Tellu Limpoe, A Rosmiati, S.Pd kepada enewsindonesia.com melalui pesan instan mengungkapkan, pihaknya bersama komite sekolah memang sengaja menggelar kegiatan perpisahan sebagai ajang motivasi bagi siswa untuk terus mengukir prestasi kedepannya.

Lebih lanjut disampaikannya, kegiatan tersebut sekaligus memberi pemahaman kepada orangtua siswa agar mau mendorong anaknya melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

“Ada 12 orang siswa kami yang berhasil tamat tahun ini. Selama ini, siswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan dasar 12 tahun, langsung berhenti dan tidak lanjut ke SMA atau MA,” bebernya.

Baca juga: https://enewsindonesia.com/insiden-perkelahian-di-ponpes-al-junidiyah-biru-akibatkan-santri-tewas-pimpinan-ponpes-angkat-bicara/

Faktor ekonomi warga, kondisi jalan yang buruk dengan jarak tempuh hingga 2 jam 30 menit menuju SMA terdekat, menjadi penyebab anak putus sekolah.

“Makanya, dalam acara yang kami gelar, selain menghadirkan Kabid TK PAUD, Pengawas SMP, komite sekolah dan oarangtua siswa, kami juga mengundang Kepala SMPN 29 Watampone, untuk mengawal anak kami yang tamat, melanjutkan sekolahnya, ” terang Kepsek yang baru bertugas mulai Maret lalu itu.

Para orangtua siswa khususnya yang berprestasi pun bangga mendampingi anaknya tampil diatas panggung menerima hadiah dari pihak sekolah.

“Kesuksesan acara tidak lepas dari kolaborasi kami dengan pihak TK PAUD bersama komite sekolah dan semua pihak terkait,” pungkas Rosmiati.

Jurnalis: Rosdiana Sulja