ENEWSINDONESIA.COM, MAKASSAR – Gerakan Pemuda Mahasiswa Nusantara (Gepma) menyoroti tata kelola Migas di Sulawesi Selatan yang amburadul dan banyaknya Mafia Migas. Hal tersebut berdasarkan kajian Gepma beberapa waktu lalu.
Gepma menganggap pengelolaan minyak dan gas bumi di Sulawesi Selatan tidak mengarah pada kesejahteraan masyarakat.
“Penyalahgunaan pengelolaan minyak dan gas bumi di Sulawesi Selatan sangat berbahaya, akibatnya bukan hanya merugikan masyarakat, tetapi juga dapat menghancurkan negara yang disebabkan proses bisnis di belakang layar,” ucap Farid yang merupakan jendral lapangan dari Gerakan Pemuda Mahasiswa Nusantara, Senin (10/4/2023).
Dari hasil kajiannya, mereka mengeluarkan surat pernyataan sikap, adapun poin dari pernyataan sikap GEPMA sebagai berikut:
1. Menantang Kapolda Sulsel untuk memberantaskan mafia migas di Sulsel
2. Mendesak Kapolda Sulsel untuk menangkap dan mengadili mafia migas di Sulsel.
Pernyataan sikap yang dikeluarkan GEPMA merupakan komitmen untuk menjaga keutuhan negara kesatuan republik Indonesia.
(Ikbal Tehuayo)






