Gaji Tak Dibayar, Bangunan Food Court di Majene Disegel Pekerja

Foto: Salah seorang pekerja memasang spanduk penyegelan di bangun food court Majene. (Dok. Aldo)

ENEWSINDONESIA.COM, MAJENE ▪︎ Bangunan Food Court yang terletak di kawasan proyek peningkatan kwalitas pemukiman kumuh kawasan pesisir Labuang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene disegel oleh para pekerja, Jumat (1/3/2024) kemarin.

Bangunan yang menelan anggaran kurang lebih Rp 490 juta tersebut terpaksa disegel sebagai bentuk kekecewaan para pekerja yang mengaku gajinya belum dibayar oleh pihak Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Kontruksi Wilayah Sulawesi Barat yang berkantor di Mamuju, padahal proyek pekerjaan telah selesai

“Terpaksa kami lakukan penyegelan, habis bagaimana lagi, hak saya sebagai yang mengerjakaan proyek ini belum dibayar,” ucap Amran salah seorang yang mengerjakan proyek pembangunan kios kuliner atau Food Court kepada awak media, Sabtu (2/3/2024).

Amran menjelaskan, terdapat tiga bangunan yang dikerjakannya, yakni satu bangunan Food Court dan dua pembangunan Toilet di Pantai Labuang. Proyek itu dikerjakan mulai Juni 2023 hingga Januari 2024.

“Namun setelah selesai dikerjakan, biaya belum diserahkan hingga saat ini. Kami juga sudah menanyakan pembayaran ke pihak balai, tetapi jawabannya sudah diambil oleh Aslan direktur PT Karya Menembus Batas yang sampai saat ini kami tak tahu keberadaanya. Karena no HP tidak aktif,” ungkapnya.

Amran menegaskan tidak akan menyerahkan bangunan tersebut apabila haknya belum dibayarkan.

“Saya tetap menunggu itikad baik dari si Aslam untuk membayar hak kami. Jika tidak, kami akan bawa persoalan ini ke jalur hukum atau melapor ke pihak yang berwajib,” tegas Amran. (Arfan Renaldi)