DPK Kepmi Bone La Pawawoi UNM Gelar Baksos di Desa Bulu Ulaweng

Foto: Kabag Setda Bone membacakan sambutan Bupati Bone pada pembukaan baksos DPK Kepmi Bone La Pawawoi UNM di Desa Bulu Ulaweng, Kecamatan Patimpeng. (ENews)

ENews, Bone •• Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Kesatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bone (Kepmi Bone) La Pawawoi Universitas Negeri Makassar (UNM) Periode 2024-2025 menggelar kegiatan Bakti Sosial Tahun 2025 di Desa Bulu Ulaweng, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone.

Kegiatan ini resmi dibuka pada senin (23/6/2025), dengan mengusung tema, “Satu Langkah Seribu Makna: La Pawawoi Bone UNM Bergerak untuk Mengaktualisasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi Demi Masyarakat dan Peradaban.”

banner 728x250

Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Kepala Desa Bulu Ulaweng, Camat Patimpeng, serta Kabag Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Bone yang hadir mewakili Bupati Bone. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan kuat dari pemerintah terhadap gerakan sosial yang digagas oleh mahasiswa.

Ketua Umum DPK Kepmi Bone La Pawawoi UNM, Muh. Khaidir Mu’tashim dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya rutinitas tahunan, melainkan bentuk keberpihakan nyata terhadap masyarakat.

“Kami hadir bukan untuk dilihat, tetapi untuk berbuat. Pengabdian adalah bentuk tanggung jawab moral mahasiswa terhadap rakyat,” ujarnya.

“Dengan semangat La Pawawoi, kegiatan ini diharapkan tidak hanya meninggalkan dokumentasi, tetapi juga mewariskan nilai kepedulian, kebermanfaatan, serta memperkuat sinergi antara intelektual muda dan kehidupan masyarakat akar rumput,” lanjutnya.

Sementara itu, Kabag Protokol Setda Bone membacakan sambutan resmi Bupati Bone yang menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia dan seluruh elemen mahasiswa yang terlibat.

“Kegiatan bakti sosial bukan sekadar memberi bantuan, tetapi juga bentuk kepedulian sosial dan ajang mempererat silaturahmi. Saya berharap kegiatan seperti ini menjadi contoh bagi organisasi lain dalam menumbuhkan empati dan semangat berbagi di tengah masyarakat,” ujar Kabag Protokol membacakan sambutan Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa pengabdian semacam ini merupakan langkah kecil yang memiliki makna besar, dan harus terus dikembangkan sebagai budaya kolaboratif antara generasi muda, masyarakat, dan pemerintah.





Tinggalkan Balasan