Bimtek Pelaku Ekonomi Kreatif Go Digital, Manfaatkan Google Maps Pasarkan Produkmu

Foto: foto bersama Andi Muawiyah Ramli (kemeja putih) bersama Kadis Kebudayaan Bone, utusan dari Kamenparekraf dan seluruh peserta Bimtek. (Dok. Mimin)

ENEWSINDONESIA.COM, BONE – Sangatlah rugi bagi para pelaku ekonomi kreatif tidak memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam memasarkan produknya. Seperti kehadiran media sosial di tengah-tengah masyarakat saat ini hanya digunakan dengan hal-hal yang tidak bermanfaat.

Tapi tentunya, bila ingin memamanfaatkan teknologi dalam ekonomi kreatif pastinya mempunyai trik-trik tersendiri untuk menggaet pelanggan.

banner 728x250

Maka dari itu, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI bekerjasama Komisi X DPR RI menggelar Bimbingan Teknis bagi pelaku ekonomi kreatif agar bisa memanfaatkan teknologi yang ada saat ini.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di salah satu hotel di Jalan Ahmad Yani Kabupaten, Bone, Sulawesi Selatan, Ahad (19/3/2023).

Kegiatan tersebut dihadiri Direktorat Pengembangan Sumberdaya Manusia Deputi Bidang Sumber Daya Kemenparekraf, anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Andi Muawiyah Ramly, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bone Andi Promal Pawi, Setiawan Darmawan selaku Narasumber Profesional dan seratus peserta yang hadir.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bone, Andi Promal Pawi menyampaikan terimakasih kepada anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB, Andi Muawiyah Ramli atas terselenggaranya Bimtek yang penting tersebut.

“Kami mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas terselanggaranya acara ini yang menurut kami luar biasa. Terutama ayahanda Andi Muawiyah Ramly,” ujarnya.

Andi Promal berharap kegiatan ini bisa bermanfaat untuk pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Bone sehingga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.

Ketua Kelompok 1 Bidang Sumberdaya Kamenparekraf, Kemal Akbar Khalikal Isbah menuturkan, pihaknya hadir memberikan pandangan baru, khusus ekonomi kreatif untuk memanfaatkan digital dengan baik.

“Jadi kita tidak lagi memasarkan produk melalui brosur atau kertas tapi melalui digital atau medsos,” terangnya.

Sementara, anggota Komisi X DPR RI Andi Muawiyah Ramly berharap para peserta bisa mengikuti dan memanfaatkan ilmu yang didapatkan dengan baik.

“Kami perjuangkan program ini bisa masuk ke Bone, saya harap masyarakat bisa mendapatkan ilmu-ilmunya dan bisa memanfaatkan dengan baik,” kata salah satu pendiri Partai Kebangkitan Bangsa tersebut.

Kegiatan tersebut juga dibuka secara resmi oleh Andi Muawiyah Ramly yang dikenal dengan sapaan Amure yang juga putra asli Bone tersebut.

Lalu selanjutnya pemberian cendramata kepada beberapa tokoh yang hadir dan dilanjutkan pemberian materi tentang memasarkan produk melalui Google Maps.

“Pertama saya sampai di Bone, yang pertama saya buka itu Google Maps, baik itu tempat wisatanya dan tokoh oleh-olehnya. Ternyata di Google Maps cuma hanya ada satu tokoh oleh-oleh di kota Bone ini padahal saya tanya-tanya ke warga, banyak tokoh oleh-oleh di sini,” tutur Setiawan Darmawan selaku Narasumber Profesional.

Foto: Pemateri memaparkan cara oenggunaan Google Maps. (Dok. Mimin)

Sembari menjelaskan cara penggunaan Google Maps, ia berharap para pelaku usaha dan wisata di Bone untuk memanfaatkan teknologi terutama Google Maps.

Jurnalis: Abdul Muhaimin





Tinggalkan Balasan