ENEWSINDONESIA.COM, MAJENE ▪︎ Berbagai macam cara membangunkan sahur pada bulan Ramadhan oleh masyarakat di berbagai daerah di Indonesia seoerti berteriak melalui oengeras suara di masjid.
Namun tak sedikit pemuda yang melakukan hal-hal yang meresahkan seperti menggeber sepeda motor yang berknalpot brong atau bising.
Pemuda di Desa Tallambalao, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) mempunyai cara unik membangunkan warga sahur. Cara itu dipuji oleh warga setempat. Menurut masyarakat, cara para pemuda itu cukup menghibur di saat sahur.
Dari pantauan Enewsindonesia.com, para pemuda hingga anak-anak di desa tersebut berjalan kaki berkeliling kampung membawa berbagai macam alat musik seperti drum band, rebana, hingga alat-alat bekas dan prabot rumah tangga. Alunan musik yang dihasilkan pun cukup menghibur.
“Ala-ala seperti dendangan musik orang yang mengantar orang mau lamaran,” ujar Darwis selaku warga setempat kepada Enewsindonesia.com, Sabtu (30/3/2024).
“Iya hampir tiap malam mereka melakukan hal seperti ini kecuali jika hujan ya,” sambungnya.
Warga berharap para pemuda ini tetap semangat hingga hari terakhir Ramadhan.
“Tetap semangat! Insya Allah kami mendukung,” pungkasnya.
(Muhammad Jufri)






