Tendensi Politik di Bone Utara Memanas, Dihantui Kehilangan Ternak

Ilustrasi. (Ist)

ENEWSINDONESIA.COM, BONE ▪︎ Pemilu 2024 sisa 12 hari lagi, masyarakat Indonesia tak sabar menantikan pesta demokrasi yang digelar 5 tahun sekali ini. Para caleg dan capres terus berupaya meraih simpati masyarakat dengan berbagai cara, tak sedikit yang menghalalkan segala cara.

Seperti yang dirasakan warga Kabupaten Bone bagian utara, banyak warga mengaku dihantui kehilangan ternak akibat tendensi politik.

Salah seorang warga di Kecamatan Dua Boccoe berinisial AB (45) mengaku, diliputi kekhawatiran.

“Kami (warga, red) seolah-olah digiring untuk memilih caleg tertentu. Kalau tidak hewan ternak kami hilang dicuri,” cerita AB, Jumat (2/2/2024).

Kata AB, supaya hewan ternak aman, maka warga harus bersatu memilih ke caleg tertentu.

“Kasihan kami kalau begini. Semoga aparat kepolisian bisa secepatnya mensterilisasi kondisi di lapangan,” harap AB.

Senada hal tersebut, warga Kecamatan Dua Boccoe lainnya berinisial WH (35), merasakan hal yang sama.

“Semakin dekat pemilihan, semakin kencang intimidasi kepada warga. Kalau mau aman ternak, maka harus pilih calegnya,” sebut WH.

Dikatakan WH, daerahnya kini kerap merasakan kehilangan ternak sapi.

“Entah apakah benar ada hubungannya dengan tendensi politik atau murni kecurian. Yang jelas sebagai warga, resah,” ungkapnya.