SDK Lepas 80 Perahu Sandeq 2026, Passandeq Ditantang Taklukkan Angin Lawan

Foto: Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), melepas 40 peserta Sandeq Silumba 2026 pada etape pertama dari Pantai Banua Sendana menuju Pantai Pamboang. (*)

ENEWS, MAJENE ••》Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), melepas 80 peserta Sandeq Silumba 2026 pada etape pertama dari Pantai Banua Sendana menuju Pantai Pamboang, Sabtu (26/9/2026). Pelepasan peserta ditandai dengan tembakan flare gun.

Sandeq Silumba 2026 terbagi dalam Grup A dan Grup B. Masing-masing grup diikuti 40 perahu sandeq yang akan beradu kecepatan dan ketangguhan mengarungi jalur pelayaran yang telah ditentukan.

banner 728x250

Usai melepas peserta, SDK mengaku menyaksikan langsung keterampilan para passandeq mengendalikan perahu di tengah kondisi angin yang berlawanan dengan arah pelayaran.

“Anginnya ternyata mau ke depan. Tapi kecekatan para passandeq mampu mengambil angin walaupun menuju ke depan atau melawan arah angin,” ujar SDK.

Menurutnya, menghadapi angin dari arah depan membutuhkan teknik khusus. Kondisi tersebut berbeda ketika angin bertiup dari belakang sehingga perahu lebih mudah melaju mengikuti dorongan angin.

“Jadi teknik. Memang itulah menandakan bahwa kita orang Mandar menguasai itu. Karena kalau orang biasa tidak mampu melayarkan sandeq-nya melawan angin,” tegasnya.

SDK menilai keterampilan para passandeq mencerminkan ketangguhan dan semangat pantang menyerah masyarakat Mandar. Ia mengaitkan perjuangan menaklukkan angin dengan keberanian menghadapi tantangan dalam kehidupan dan pemerintahan.

“Tidak mudah menyerah untuk memperjuangkan hak dan nasib rakyat,” katanya.

Sandeq Silumba 2026 merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-22 Provinsi Sulawesi Barat sekaligus upaya melestarikan tradisi bahari dan memperkenalkan budaya Mandar kepada masyarakat luas. (HW/*)