Prabowo: Muhammadiyah Berkontribusi Besar pada Bidang Pendidikan

Foto: Prabowo Subianto dan Haedar Natsir.

ENEWSINDONESIA.COM, YOGYAKARTA – Menhan Prabowo Subianto bertemu Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta mengatakan Kementerian Pertahanan mengajak pemuda Muhammadiyah khususnya perguruan tinggi untuk berkontribusi mendalami bidang pertahanan.

Hal itu didasari adanya program studi yang ada di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang beririsan dengan kementeriannya.

banner 728x250

Tak hanya itu, Prabowo juga membuka pintu bagi cendikiawan, ahli-ahli teknologi Muhammadiyah untuk bisa menjadi konsultan atau tenaga ahli di Kementerian Pertahanan.

“UAD ini terdapat fakultas teknik dengan beberapa prodi, fisika juga MIPA yang juga ada fisika, kimia, matematik, ini sangat penting bagi industri pertahanan dan dijelaskan tadi ada pengembangan peluru kendali bersama Dahana, bersama juga dengan Kami di Kementerian Pertahanan,” ucap Prabowo Subianto.

“Tadi juga Kita minta bantuan dukungan kalau ada cendikiawan-cendikiawan, para ahli-ahli teknologi, dari kalangan universitas-universitas, perguruan-perguruan tinggi Muhammadiyah, bisa menjadi konsultan, bisa menjadi tenaga ahli, mungkin tidak temporer, tidak struktural,” lanjut Prabowo.

Prabowo lalu menegaskan Muhammadiyah adalah organisasi yang besar dan sangat berkontribusi pada bidang pendidikan. Selain itu Muhammadiyah juga sangat berkontribusi pada pembangunan rumah sakit di Indonesia.

“Saya menyampaikan bahwa karena Muhammadiyah adalah suatu organisasi yang sangat besar pengaruhnya dan jasanya di bidang pendidikan dan kesehatan. Ribuan sekolah, ratusan universitas, perguruan tinggi, sekolah tinggi. Ratusan rumah sakit, ini Saya kira Kami dari komunitas pertahanan merasa sangat kepentingan untuk menjalin suatu kerja sama yang erat,” ucap Prabowo. (*)

Editor: Andriana Lestari S.