Menteri dari PDIP Siap Mundur tapi Dicegah Megawati

Ilustrasi. (Ist)

ENEWSINDONESIA.COM, JAKARTA ▪︎ Akibat situasi politik yang kurang baik menjelang Pemilu 2024 sejumlah menteri dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dikabarkan akan meninggalkan Kabinet Indonesia Maju Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Namun hal itu dicegah oleh Pimpinan PDIP, Megawati Sukarno Putri demi stabilitas pemerintahan

Hal itu diungkapkan Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, terutama setelah anak sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, menjadi cawapres Prabowo Subianto, melalui putusan MK yang cacat etik.

“Jadi meskipun ada yang pernah mengatakan ‘kami siap angkat koper’, tapi buat Ibu Megawati stabilitas pemerintahan itu kan, sangat penting,” kata Hasto di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/1/2024) lalu.

Sementara itu, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H Laoly, mengaku patuh pada arahan pimpinan PDIP supaya tetap berada di Kabinet Indonesia Maju.

“Apa yang diungkap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bahwa Ketum Megawati Soekarnoputri melarang para menteri dari PDIP meninggalkan Presiden Jokowi, merupakan arahan partai,” kata Yasonna, Jumat (26/1/2024).

Diketahui, beberapa menteri dari PDIP yang berniat mundur selain Yasonna yakni Menkop UMKM Teten Masduki, Menpan RB Azwar Anas, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga dan Mensesneg Pramono Anung. *