Kadinsos Sikka Bantah Katakan “Kurang Ajar” ke Pemdes Nangahale

Foto: pertemuan jurnalis Enewsindonesia, Pemdes Nangahale, dan pihak Pemda Sikka di ruang Wakil Bupati Sikka.

ENEWSINDONESIA.COM, NTT – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur Rudolfus Ali membantah mengeluarkan bahasa “kurang ajar” terhadap aparat Desa Nangahale saat diwawancarai oleh jurnalis Enewsindonesia, Faidin beberapa waktu lalu.

Pihak media Enewsindonesia juga tidak bisa membuktikan hasil rekaman wawancara tersebut terkait adanya bahasa “kurang ajar“.



Hal itu di ungkapkan dalam pertemuan bersama jurnalis Enewsindonesia, Pemdes Nangahale, dan pihak Pemda Sikka, di ruang wakil Bupati Sikka, Senin (9/1/2023).

Pihak media, Faidin wartawan enewsindonesia.com biro Sikka menyampaikan di depan rekan media lainnya, Wakil Bupati Sikka Romanus Woga dan Kadis Sosial beserta jajarannya bahwa dirinya mengakui dalam bukti rekaman perkataan tersebut tidak ada terkait bahasa “kurang ajar” yang di sampaikan oleh Kadis Sosial Sikka.

“Saya atas nama media enewsindonesia.com menyampaikan minta maaf yang sebesar-besarnya kepada publik atas kekeliruan tulisan saya yang memuat bahasa atau kata “kurang ajar ” dalam pemberitaan yang berjudul “Kadis Sosial Kesal, Pendataan Penerima Bansos di Nangahale Bermasalah,” ucapnya.

Faidin mengaku mendengar kata itu tapi tidak sempat terekam saat proses wawancara.

“Saya dengar tapi rekaman hp saya terhenti,” sebut Faidin.

Faidin melanjutkan akan melakukan klarifikasi dan penyampaian kepada pimpinan redaksi terkait persoalan ini dan bersedia memberi hak jawab ke semua pihak. (Red)





Tinggalkan Balasan