ENEWSINDONESIA.COM, MAKASSAR – Keputusan menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diumumkan pemerintah, memicu aksi penolakan di sejumlah daerah.
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia ( GMKI ) cabang Makassar melakukan aksi demonstrasi menolak kenaikan tarif BBM tersebut.
Aksi tersebut dimulai pukul 12.00 WITA itu berlokasi di jalan Bawa Karaeng, kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (5/9/2022).
Adapun tuntutan aksi sebagai berikut:
a. Menolak kenaikan harga BBM bersubsidi
b. Meminta pemerintah mengevaluasi data BBM subsidi tepat sasaran
c. Usut tuntas mafia minyak bumi
d. Tunda pengerjaan Proyek Strategi Nasional yang membebankan APBN
e. Mendorong pertashop menjual BBM subsidi
f. Menolak penggunaan bbm subsidi terhadap industri menengah ke atas
“Secara pribadi saya ingin sampaikan ke pemerintah, jangan hanya melihat faktor yang membuat naiknya harga BBM subsidi, juga harus melihat dampak yang diakibatkan jika BBM subsidi dinaikkan,” ucap Janoval Leatemia yang merupakan Ketua GMKI cabang Makassar.
Tak hanya itu, ia pun meminta agar Pemerintah harus menahan diri dan menunda proyek Strategi nasional yang juga membebani APBN dan lebih fokus pada pemulihan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.






