ENEWSINDONESIA.COM, MAKASSAR – Dua kelompok mahasiswa dari Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar terlibat bentrok, Senin, (7/3/2022) sore.
Bentrokan yang terjadi sekitar pukul 16.00 WITA diduga dipicu persoalan pamflet kegiatan mahasiswa Teknik Mesin yang tercabut.
Bentrokan bermula saat lima orang anggota Tekpala Teknik Mesin mendatangi salah seorang mahasiswa Teknik Sipil di depan laboratorium.
Kelima orang itu datang untuk menanyakan siapa dibalik hilangnya pamflet kegiatan mereka.
Karena tidak tahu, mahasiswa yang ditanya tersebut pun menjawab tidak tahu.
“Sehingga salah seorang dari mereka langsung memukul korban yang membuat telinganya berdarah,” ungkap Irfan salah seorang mahasiswa UMI.
Tak terima dengan pemukulan itu, sekitar 30 orang mahasiswa Teknik Sipil kemudian melakukan penyerangan ke markas Tekpala.
Mereka menyerang menggunakan berbagai alat seperti batu, kayu hingga senjata tajam.
Namun, para mahasiswa Teknik Sipil itu mendapat perlawanan sekitar 50 orang lebih dari anggota Tekpala sehingga terjadi aksi saling lempar.
Beruntung, anggota kepolisian dari Polsek Panakkukang dan Polrestabes Makassar dengan cepat mendatangi TKP untuk membubarkan kedua massa yang bertikai. (*)






