Belum Cukup Sebulan Usia Pernikahan, Istri Warga Bone Ini Diculik

Foto-foto istri Andi Rahman dan foto saat dia menikah yang diterima redaksi Enewsindonesia.com.

ENEWSINDONESIA.COM, BONE ▪︎ Belum genap sebulan usia pernikahannya, Andri Rahman (25) warga Desa Gona, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan harus merasakan kesedihan. Pasalnya, istrinya dibawa kabur oleh orang tak dikenal.

Dari informasi yang dihimpun redaksi Enewsindonesia.com, Andri Rahman menikah secara resmi dengan perempuan bernama Fitri alias Fina (18) warga Desa Usto, Dusun Beloma, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone pada Ahad (25/2/2024) lalu.

banner 728x250

“Saya dijodohkan pak. Saya menikah resmi,” ungkap Andi Rahman kepada Enewsindonesia.com, Ahad (24/3/2024).

Andri Rahman menceritakan, awal mula hilangnya istrinya pada Senin (18/3/2024) sekira pukul 12.00 Wita. Saat itu istrinya sedang duduk di depan warung nasi kuning tempat dia berjualan.

“Bapakku sementara cerita-cerita sama istriku dan ibuku ada pembelinya. Saat bapakku masuk untuk buang air lalu tiba-tiba istri saya hilang. Dari pengakuan pembeli yang saat itu ada di lokasi, dia melihat seorang laki-laki loncat ke dekat istri saya dan membawa lari istri saya. Kurasa itu sudah direncanakan,” kata Andri menjelaskan.

Saat dinyatakan hilang lanjut Andri, pihak keluarga berusaha mencari istrinya hingga keluar kecamatan.

“Bapakku sama mertuaku mengadang sebuah mobil berwarna putih yang dicurigai membawa kabur istri saya di Kecamatan Salomekko, namun mobil itu malah tancap gas. Di Tonra kami kehilangan jejak,” ungkapnya.

Andri mengaku sudah berulang kali menghubungi istrinya namun tidak tersambung.

“Sudah kubelikan nomor Tri sama XL tapi tidak aktif. Sudahmi juga kulaporkan di polisi. Nabilang polisi tidak bisa dilacak nomor begitu,” katanya.

Hingga saat ini, Andri Rahman dan keluarganya masih berusaha melakukan pencarian.

“Mertua dan keluarga yang lain sekarang masih melakukan pencarian,” tutupnya.

Andri Rahman memohon bantuan kepada siapa saja melihat keberadaan istrinya untuk menghubungi nomor: +62 838-4435-7041.