ENEWSINDONESIA.COM, MOROTAI – Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) universitas Pasifik Morotai (Unipas) melaksanakan kegiatan Aksi Peduli Linkungan, Sabtu, (22/10/2022).
kegiatan ini bertempat di, Army Dock, Desa Pandaga, kabupaten pulau Morotai, Kecamatan Morotai Selatan, Maluku Utara.
Aksi peduli lingkungan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi tentang pentingnya merawat dan melindungi lingkungan, kerja bakti atau pembersihan sampah dan penyediaan tempat sampah serta penanaman pohon.
Dekan fakultas teknik Universitas Pasifik Morotai Fitro Darwis, ST., M.Eng. menyampaikan bahwa menjaga dan melindungi lingkungan adalah tangung jawab kita bersama.
“Saat ini dunia diperhadapkan dengan berbagai masalah lingkungan seperti pemanasan global, penipisan ozon, kenaikan permukaan air laut dan penurunan jumlah spesies serta masalah sampah,” tutur Fitro Darwis.
Hal tersebut kata Fitro, diakibatkan oleh dampak dari tindakan manusia yang cenderung antroposentris.
Fitro juga mengapresiasi kegiatan aksi lingkungan yang dilakukan program studi Teknik Lingkungan universitas Pasifik Morotai.
Sementara ketua HMTL Muhammad Rizal mengatakan bahwa kegiatan aksi lingkungan ini merupakan wujud dari tangung jawab sosial mahasiwa Teknik Lingkungan Unipas Morotai untuk mengedukasi masyarakat.
“Kedepan HMTL akan melakukan aksi lingkungan yang lebih nyata lagi,” katanya.
Ia melanjutkan, tidak sekedar melakukan pemanaman pohon jenis pinus dan pembersihan sampah tetapi akan melakukan kegiatan edukasi kepada masyarakat Morotai agar dapat secara sadar dan mandiri melakukan kegiatan mencegah kerusakan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Kita juga akan berkoordinasi dengan DLH aparat penegak hukum untuk dapat menghentikan penambangan pasir yang dilakukan oleh perusahan tertentu yang berakibat pada rusaknya ekosistem pesisir pantai,” tegasnya.
Irfan Hi. Abd Rahman ST., MT., sebagai Rektor Unipas, secara singkat mengatakan bahwa pada prinsipnya Rektor mengapresiasi apa yang dilakukan mahasiswa Teknik lingkungan universats pasif morotai.
Ia mengatakan bahwa kita harus sadar bahwa lingkungan yang kita nikmati hari ini adalah warisan anak cuci kita.
“Karena sifatnya warisan maka kita harus dapat memanfaatkan secara berkelanjutan,” tandasnya.
Kita tidak berkeinginan, kata dia, akibat perilaku kita yang tidak ramah lingkungan suatu ketika anak cucu kita hanya bisa menikmati pantai Army Dock, Dodola, atau keindahan Morotai lewat cerita, gambar dan vedio.
“Karena mereka tidak dapat menikmatinya secara langsung karena keindahan alam itu telah sirna di telan kerusakan,” katanya.
“Disebabkan oleh pola pikir, pola sikap dan pola tindak kita yang tidak ramah lingkungan,” sambungnya.
Rektor juga meminta agar Pemerintah Daerah Pulau Morotai, dalam merumuskan rencana program kegiatan harus selalu mengintegrasikan kepentingan lingkungan demi masa depan lingkungan Pulau Morotai.
Kegiatan aksi bersih lingkungan tersebut dihadiri oleh Rektor Unipas , perwakilan Dinas Perikanan dan Keluatan, perwakilan DANLANUD Leoatimena, para dosen Teknik Lingkungan dan Mahasiswa teknik Lingkungan Universiats Pasifik Morotai.






