ENEWSINDONESIA.COM, JAKARTA – 3 (Tiga) lembaga survei nasional yaitu Lembaga Riset Indikator Publik Nasional, Lingkaran Survei Indonesia Denny JA dan Lembaga Survei Indonesia merilis hasil survey terkait tren pilihan publik memilih calon presiden 2024.
Peneliti senior IPN, Ike Sihotang mengungkapkan bahwa salah satu materi survey adalah mengukur elektabilitas nama-nama tokoh top of mind untk menjadi Calon Presiden 2024 mendatang. Beberapa nama yang muncul masih di dominasi oleh tiga nama besar, yakni Prabowo Subianto yang masih berada di urutan tertinggi, disusul Ganjar Pranowo di urutan kedua, dan Anies Baswewan di urutan terakhir.
“Dalam simulasi tiga besar calon Presiden, Prabowo masih tidak bergeming di posisi pertama dengan perolehan dukungan 42,3%. Disusul Ganjar Pranowo dengan 37,4% dan posisi ketiga oleh Anies dengan 17,96 % dukungan,” Terang Ike dalam Rilis survey yang dilakukannya, di Jakarta, Senin, (10/7/2023).
Untuk nama bakal Cawapres potensial untuk Prabowo Subianto, muncul nama Erick Thohir dengan skor 20,6%, Gibran Rakabuming Raka dengan skor 19,1 %, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dengan skor 8,7%, Khofifah Indar Parawansa dan Ridwan Kamil masing-masing dengan skor 8,0%, Airlangga Hartanto 4,3%, Mahfud MD 3,3% sementara untuk undecided voters 28,0%.
Sedangkan nama bakal Cawapres mendampingi Ganjar Pranowo, muncul nama tertinggi adalah Sandiaga Uno dengan 14,7%, Ridwan Kamil dengan 13,5%, Erick Thohir 11,7%, Puan Maharani dengan 7,9%, Jendral TNI (Purn) Andika Perkasa 7,2%, Mahfud MD 4,3%, Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan dengan 2,4% dan Undecied Voters sebanyak 38,2%.
Nama Potensial untuk bakal Cawapres Anies Baswedan. Nama tertinggi ada AHY dengan 17,7%, disusul Khofifah Indar Parawansa dengan 13,0%, Ahmad Heryawan dari PKS dengan 4,8%, Yenny Wahiddengan 4,2%, Ridwan Kamil dengan 3,9%, Mahfud MD dengan 3,7%, Habib Salim Segaf Aljufri dengan 3,5% dan undecided voter sebanyak 49,3%.
Sementara Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survey berkaitan dengan elektabilitas tiga nama kandidat calon presiden yang mengemuka, dimana Prabowo Subianto semakin diatan dengan capaian 34,4% jauh mengungguli Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Hal itu dipaparkan oleh Hanggoro Doso Pamungkas, salah satu peneliti LSI dalam konferensi pers hasil temuan dan anlisis survey tersebut.
“Delapan bulan jelang Pilpres 2024, Prabowo Subianto masing unggul atas Ganjar dan Anies. ElektabilitasnPrabowo semakin menanjak sebesar 34,4%, sementara Ganajr turun naik di 32,7% dan Anies stagnan pada 22,1%,” papar Hanggoro melalui zoom, Senin, (10/7/2023).
Dalam survei bulan sebelumnya, yaitu pada Januari 2023, Prabowo memperoleh 25,4%, Ganjar 37,8% dan Anies 22,1%. Adapun Survei pada bulan Mei 2023, elektabilitas Prabowo naik menjadi 34,3%, sementara Ganjar anjlok menjadi 32,7% dan Anies 22,1%.
Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengungkapkan hasil survei terkait tren pilihan public memilih calon presiden 2024. Pada Januari 2023, Prabowo disebut memiliki suara sekitar 23,2&, Ganjar suara sekitar 36,3% dan Anies 24,2%.
Lebih lanjut, LSI mengungkapkan bahwa selama tujuh bulan terakhir elektabilitas prabowo melesat dengan stabil. Ketua Umum Gerindra meraih posisi pertama dengan hasil perolehan 35,8%, disusul Ganjar 32,2% dan Anies 21,4%.
“Terjadi tren penguatan dukungan kepada Prabowo secara konsisten sejak Januari 2023 sampai sekarang. Jadi, selama tujuh bulan terakhir Prabowo mengalami penguatan.” Ucap Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan.
“Sebaliknya, Ganjar itu mengalami penurunan tajam dari Januari 2023 ke April 2023,” tambahnya.
Survei LSI diselenggarakan pada tanggal 1-8 Juli 2023, dengan pemilihan sampel melalui metode random digit dialing (RDD). Pengambilan data melalui Wawancara dengan responden melalui telepon oleh pewawancara terlatih. Adapun margin of error kurang lebih 2,8% pada tingkat kepercayaan 95%.






