KPBI Selayar Desak Reforma Agraria

Ketgam: Ketua KPBI Selayar Puang Imran menyerahkan pernyataan sikap KPBI kepada Kepala BPN Selayar Zaki Zukhruf dalam audiensi Hari Tani Nasional 2026. (Dok. Taqdir)
Ketgam: Ketua KPBI Selayar Puang Imran menyerahkan pernyataan sikap KPBI kepada Kepala BPN Selayar Zaki Zukhruf dalam audiensi Hari Tani Nasional 2026. (Dok. Taqdir)

ENEWS, SELAYAR ••》Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Kabupaten Kepulauan Selayar bersama sejumlah pengurus dan perwakilan petani melakukan audiensi dengan Kantor Pertanahan (BPN) Kepulauan Selayar, Senin (28/9/2026).

Audiensi yang berlangsung di Aula Kantor Pertanahan Kepulauan Selayar itu dirangkaikan dengan penyerahan pernyataan sikap KPBI Pusat dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional 2026.

banner 728x250

Ketua KPBI Kepulauan Selayar, Puang Imran, mengatakan kedatangan mereka bukan untuk melakukan aksi, melainkan bersilaturahmi sekaligus menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi petani dan masyarakat terkait pertanahan.

“Kedatangan kami bukan melakukan aksi, tetapi untuk audiensi membicarakan permasalahan yang dihadapi para petani dan masyarakat Selayar,” kata Imran.

Ia juga mengapresiasi Kepala BPN Selayar beserta jajaran yang telah menerima pengurus KPBI dan perwakilan petani. Menurutnya, komunikasi dan sinergi antara KPBI dan BPN perlu terus dibangun untuk kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kepulauan Selayar, Zaki Zukhruf, S.P., M.M., menyambut kedatangan pengurus KPBI dan perwakilan petani.

Zaki didampingi sejumlah kepala seksi menyampaikan apresiasi atas penyampaian pernyataan sikap tersebut. Ia berharap komunikasi dan kerja sama antara BPN dan KPBI dapat terus terjalin.

“Semoga ke depan BPN dan KPBI akan terus bekerja sama. KPBI juga dapat menjadi informan terkait persoalan pertanahan di Kepulauan Selayar,” ujar Zaki.

Dalam audiensi tersebut, Puang Imran membacakan pernyataan sikap KPBI Pusat yang ditandatangani Ketua Umum KPBI Pusat, Ilhamsyah, di Jakarta, 22 September 2026.

Pernyataan sikap tersebut memuat enam poin, yakni mendorong reforma agraria sejati, penyelesaian konflik agraria dan perlindungan hukum bagi petani, pembentukan lembaga khusus penyelenggara reforma agraria, pembangunan perumahan layak dan day care bagi buruh, penguatan kedaulatan pangan dan ekonomi rakyat, serta penguatan solidaritas buruh dan tani.

Setelah dibacakan, pernyataan sikap tersebut diserahkan langsung kepada Kepala Kantor Pertanahan Kepulauan Selayar.

Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan, aman dan tertib. Pengamanan dilakukan personel Satuan Intelkam Polres Kepulauan Selayar di bawah pimpinan Ps. Kanit III Sat Intelkam Aipda M. Sahruddin.

(Taqdir Alam Fajar)





Tinggalkan Balasan