ENEWS, BONE ••》Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bone, Ahmad Zainuddin Tembong, menginstruksikan seluruh lapisan kader dan simpatisan Partai Gerindra untuk terus mendukung, menyosialisasikan, serta mengawal pelaksanaan program-program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Instruksi tersebut menjadi penegasan arah kerja Gerindra Bone ke depan, yakni memastikan kader tidak hanya bergerak dalam urusan organisasi dan politik, tetapi juga mengambil peran nyata dalam mendukung program pemerintah yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Hal itu disampaikan Tembong dalam kegiatan Pendidikan Politik DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan di Hotel Helios Bone, Senin (19/10/2026).
Tembong menekankan bahwa dukungan terhadap program pemerintah harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh kader, mulai dari jajaran pengurus hingga kader di tingkat desa dan kelurahan.
Menurutnya, program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, dan Sekolah Rakyat perlu mendapat dukungan melalui sosialisasi yang tepat serta keterlibatan aktif sesuai peran masing-masing kader.
“Seluruh kader dan simpatisan Gerindra harus bersama-sama mendukung program-program Presiden Prabowo. Kita harus hadir di tengah masyarakat, memberikan pemahaman yang benar, dan memastikan program-program tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegas Tembong.
Selain mendukung program prioritas pemerintah, Tembong mendorong kader Gerindra Bone mengambil peran dalam memperkuat swasembada pangan dan ketahanan ekonomi masyarakat desa.
Ia menilai desa memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang perlu dikelola secara lebih terarah agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Karena itu, kader didorong menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan, menjaga kelancaran distribusi kebutuhan pokok, serta membantu petani dan nelayan memperoleh akses pasar yang lebih adil.
“Kader harus mampu melihat persoalan masyarakat di sekitarnya. Kalau ada petani yang kesulitan menjual hasil panen atau nelayan yang menghadapi persoalan harga, kita harus ikut mencari solusi sesuai kemampuan dan kewenangan kita,” ujarnya.
Tembong juga menekankan pentingnya peran koperasi sebagai agregator dan konsolidator ekonomi lokal. Melalui pengelolaan potensi desa yang baik, hasil pertanian, peternakan, perikanan, serta produk UMKM diharapkan memiliki akses pemasaran yang lebih luas dan daya tawar yang lebih kuat.
Menurutnya, upaya tersebut dapat mendukung terciptanya ekosistem ekonomi desa yang produktif, memperpendek rantai distribusi yang tidak efisien, serta membantu meningkatkan nilai jual produk masyarakat.
Ia berharap kader Gerindra tidak sekadar menjadi penonton dalam pelaksanaan program pemerintah, tetapi ikut mendorong partisipasi masyarakat dan membantu mengidentifikasi persoalan yang perlu ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
Dalam kesempatan itu, Tembong juga mengingatkan seluruh kader dan simpatisan agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, terutama kabar bohong yang berkaitan dengan program-program Presiden Prabowo Subianto.
Ia menilai penyebaran informasi yang tidak benar dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Karena itu, kader diminta lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta mengutamakan sumber resmi dalam menjelaskan kebijakan pemerintah.
“Akhir-akhir ini banyak serangan terhadap program-program presiden yang sejatinya ditujukan untuk kemaslahatan rakyat. Saya meminta seluruh kader dan simpatisan Gerindra agar tidak gampang termakan hoaks. Periksa kebenaran informasi, jangan ikut menyebarkan kabar yang belum jelas, dan berikan penjelasan yang benar kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, dukungan terhadap pemerintah harus diwujudkan melalui sikap yang bertanggung jawab, komunikasi yang baik, dan kerja nyata yang dapat dirasakan masyarakat. Kritik dan masukan terhadap pelaksanaan program juga perlu disikapi secara proporsional agar menjadi bahan perbaikan.
Bagi Gerindra Bone, menjaga soliditas organisasi harus berjalan beriringan dengan pengabdian kepada masyarakat. Seluruh kader diharapkan mampu menerjemahkan dukungan politik menjadi kontribusi konkret dalam mendukung pembangunan, memperkuat ekonomi desa, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Jangan hanya bicara mendukung. Tunjukkan melalui kerja nyata. Kader Gerindra harus hadir, membantu masyarakat, dan ikut mengawal program-program pemerintah agar manfaatnya benar-benar sampai kepada rakyat,” tutup Tembong. (Redaksi)






