banner 728x250 . banner 728x250

Pembangunan Rumah Adat Balla Lompoa Gowa di Afrika Selatan, Kini Mendapatkan Lampu Hijau

Enewsindonesia.com, Gowa – Rencana pembangunan replika istana Balla Lompoa di Kota Town, Afrika Selatan yang akan dilakukan pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, sempat tersendat beberapa tahun dan akhirnya kini kembali mendapat lampu hijau.

Setelah lebih dahulu dihubungi oleh pemerintah Afrika Selatan, pada Minggu, 12 Juli 2020 kemarin, pada kesempatan ini, organisasi muslim Abdul Wahab Trust yang mendukung rencana tersebut.

banner 728x250

Hal tersebut diutarakan langsung oleh Acting Chairman of Abdul Wahab Trust, Ebrahim Peters, kepada Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan pada hari Kamis (16/7/2020).

Dalam pertemuan  daring tersebut, turut pula hadir perwakilan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Cape Town.

1. Dukungan dari salah satu organisasi muslim Afrika Selatan

“Kami berkomitmen untuk berperan dalam keberlanjutannya dan ini merupakan peluang yang dapat ditawarkan untuk pengembangan budaya, sejarah, ekonomi, dan sosial,” ungkap Ebrahim Peters. Pihaknya juga menyampaikan rasa terima kasih telah dilibatkan dalam rencana pembangunan replika Balla Lompoa.

Dalam kesempatan tersebut, Adnan kembali mempertegas komitmen atas rencana yang cukup lama mengambang. Bagi Adnan, ini tak sekadar tanda mata kepada Pemerintah Afrika Selatan. Ada tali persaudaraan yang hendak dijalin antara Kabupaten Gowa dan Kota Cape Town, yang kondang dengan pemandangan Table Mountain (Gunung Meja).
Karenanya, seluruh anggaran pembangunan replika Balla Lompoa di kota terbesar kedua Afsel tersebut menjadi tanggungan Pemkab Gowa, termasuk biaya pemeliharaannya.

2. Replika Istana Balla Lompoa di Cape Town akan dibangun menggunakan kayu kelas satu

“Kami juga ingin sampaikan bahwa pembangunan rumah adat Balla Lompoa insya Allah pemeliharaannya hemat atau pemeliharaannya lebih murah dibandingkan perawatan-perawatan yang lain. Karena ini memakai kayu kelas satu yang sudah diakui oleh dunia. Bahkan kayu tersebut juga dipakai di Masjidil Aqsa,” ujar Adnan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *